Buduk Udan, destinasi wisata alam di Desa Pa’ Kidang, Kecamatan Krayan Barat, Kabupaten Nunukan, kini tak hanya dikenal sebagai “negeri di atas awan”, tetapi juga sebagai habitat langka bunga eksotis Rafflesia pricei yang menjadi daya tarik wisata berbasis konservasi.
Berada di ketinggian 1.475 meter di atas permukaan laut dan menjadi bagian dari kawasan penyangga Taman Nasional Kayan Mentarang, Buduk Udan menawarkan pengalaman menyaksikan langsung salah satu spesies bunga paling langka di dunia.
Kemunculan Rafflesia pricei yang mekar pada waktu-waktu tertentu, menjadi momen yang dinanti oleh para pecinta alam dan fotografi. Balai Taman Nasional Kayan Mentarang, melalui program pemberdayaan dan konservasi, telah membentuk kelompok monitoring khusus Rafflesia pricei yang terdiri dari masyarakat lokal.
Kelompok ini berperan dalam memantau perkembangan bunga, menentukan waktu mekarnya, serta memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai pentingnya menjaga kelestarian flora tersebut.
"Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam pelestarian bunga langka ini. Dengan mengetahui siklus mekarnya Rafflesia pricei, pengunjung bisa merencanakan kunjungan mereka dan menikmati keindahan bunga ini tanpa merusaknya," ujar Kepala Balai TN Kayan Mentarang, Bapak Seno Pramudito.
Selain Rafflesia pricei, jalur menuju Buduk Udan juga menyuguhkan keanekaragaman flora dan fauna khas Kalimantan Utara, menjadikan kawasan ini sebagai lokasi ideal untuk wisata edukatif dan penelitian lingkungan.
Ketua Kelompok Wisata Pa’ Kidang Makmur, Doni, mengungkapkan bahwa kehadiran Rafflesia pricei menjadi nilai tambah Buduk Udan. "Ini bukan hanya soal keindahan, tapi juga edukasi. Wisatawan bisa belajar langsung tentang tanaman langka dan bagaimana kami berupaya menjaga habitatnya," tuturnya.
Dengan pendekatan konservasi yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat, Buduk Udan kini berkembang menjadi destinasi ekowisata unggulan yang tak hanya menyajikan keindahan alam, tapi juga pesan penting tentang pelestarian lingkungan. (*dip/ana)
Editor : Indra Zakaria