TARAKAN – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Anang Busra Tarakan resmi menyiagakan dukungan transportasi udara bagi masyarakat di wilayah perbatasan Krayan, Kabupaten Nunukan. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran mobilisasi penumpang dan distribusi logistik menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Mengingat kondisi geografis Krayan yang berada di pegunungan dan keterbatasan akses jalur darat, kehadiran pesawat TNI AU menjadi solusi vital bagi masyarakat di beranda terdepan NKRI tersebut.
Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bentuk respons langsung terhadap aspirasi masyarakat perbatasan yang membutuhkan sarana transportasi terjangkau di tengah meningkatnya mobilitas akhir tahun.
“Dukungan transportasi udara sangat penting untuk menjaga stabilitas aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan. Selain mengangkut penumpang, penerbangan ini difokuskan pada distribusi bahan kebutuhan pokok dan logistik penting lainnya,” ujar Marsma TNI Andreas, Rabu (24/12).
Meskipun saat ini TNI AU tengah mengerahkan puluhan alutsista untuk operasi penanggulangan bencana di wilayah Sumatera, komitmen untuk Kalimantan Utara tidak surut. Lanud Anang Busra tetap mengalokasikan satu unit pesawat untuk melayani warga Kaltara.
Selain aspek mobilitas, kehadiran pesawat angkut militer ini diharapkan mampu menekan disparitas harga barang kebutuhan pokok yang seringkali melonjak di wilayah perbatasan saat masa libur panjang.
Marsma TNI Andreas menegaskan bahwa upaya ini adalah bagian dari penguatan kehadiran negara di wilayah Terluar, Terdepan, dan Terpencil (3T). TNI AU berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Utara.
“Kami ingin memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan menyambut pergantian tahun, sekaligus menunjukkan bahwa negara hadir hingga ke pelosok perbatasan,” pungkasnya.*)
Editor : Indra Zakaria