Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mencekam! Rescue Damkar Sebatik Timur Evakuasi Buaya Muara 2 Meter dari Gorong-Gorong Perumahan

Redaksi Prokal • 2025-12-27 10:41:08
DIAMANKAN: Personel Damkar Sebatik saat mengamankan buaya berukuran dia meter. (DOK DAMKAR NUNUKAN)
DIAMANKAN: Personel Damkar Sebatik saat mengamankan buaya berukuran dia meter. (DOK DAMKAR NUNUKAN)

 

NUNUKAN – Suasana di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 11 Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, mendadak mencekam pada Rabu (24/12/2025) malam. Seekor buaya muara (Crocodylus porosus) berukuran lebih dari 2 meter ditemukan bersembunyi di gorong-gorong tepat di depan rumah warga.

Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Sebatik Timur yang menerima laporan segera bergerak cepat untuk menghindari potensi jatuhnya korban jiwa. Laporan keberadaan predator ini pertama kali disampaikan oleh warga setempat, Irwan Falstine BP (43), sekitar pukul 21.30 WITA. Warga merasa sangat resah karena lokasi gorong-gorong tersebut merupakan area favorit anak-anak sekitar untuk bermain dan memancing.

Danton Damkar Sebatik Timur, Duwi Subakti, mengungkapkan bahwa keberadaan buaya tersebut sangat membahayakan keselamatan warga, terutama saat malam hari ketika jarak pandang terbatas. "Buaya itu bersembunyi di dalam gorong-gorong jalan. Sesekali terlihat keluar dan masuk kembali, ini sangat meresahkan," ujar Duwi.

Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Tim Rescue sempat mengalami kesulitan karena predator tersebut enggan keluar dari lubang persembunyiannya yang sempit. Petugas harus menggunakan berbagai teknik dan peralatan khusus untuk memancing buaya tersebut keluar tanpa melukainya.

Proses yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit ini sempat menjadi tontonan warga yang penasaran, meskipun petugas telah mengimbau untuk menjaga jarak aman.

"Petugas kami mulanya agak kesulitan karena buaya bergeming tetap bersembunyi. Namun, dengan berbagai cara, akhirnya buaya dapat dikeluarkan dan berhasil dijinakkan," tambah Duwi.

Setelah berhasil diikat dan diamankan, buaya muara tersebut segera dibawa oleh tim Damkar menjauh dari lokasi pemukiman. Untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menjamin keamanan warga, petugas memutuskan untuk melepaskannya kembali ke alam liar.

"Selanjutnya kami lepasliarkan kembali ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman warga," tutupnya.

Pihak Damkar juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan, khususnya di wilayah pesisir Sebatik, untuk selalu waspada terhadap keberadaan satwa liar di saluran air, terutama saat intensitas hujan tinggi atau air pasang. (*)

Editor : Indra Zakaria