TIDENG PALE – Mobilitas masyarakat antara Kota Tarakan dan Kabupaten Tana Tidung menjelang Idulfitri 2026 dipastikan semakin lancar. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan bahwa KMP Manta telah selesai menjalani proses pemeliharaan rutin (docking) di Balikpapan dan siap kembali melayani lintasan komersial Tarakan–Sebawang pulang-pergi (PP).
Kepala Perwakilan PT ASDP Indonesia Ferry Lintasan Tarakan, Abdul Gofur, menjelaskan bahwa kapal dijadwalkan tiba di Tarakan pada Selasa sore (17/3). Tanpa menunggu lama, kapal akan langsung melakukan pemuatan kendaraan untuk memulai pelayaran perdana pasca-docking pada Rabu dini hari.
“Berangkat Rabu (18/3) pukul 03.00 WITA menuju Sebawang,” ujar Gofur (16/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di masa mudik, KMP Manta akan beroperasi dengan jadwal yang lebih intensif. Setelah tiba di Sebawang, kapal dijadwalkan langsung bertolak kembali ke Tarakan pada pukul 12.00 WITA di hari yang sama.
Menariknya, ASDP juga menyiapkan skema penambahan trip jika terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan. "Kamis malam kita muat lagi jika ada penumpukan penumpang. Kami fleksibel melihat kondisi di lapangan," tambahnya.
Selain rute Sebawang, ASDP juga menyiagakan armada lain yakni KMP Manta II untuk rute Tarakan–Nunukan dan KMP Julung-Julung untuk lintasan perintis Tarakan–Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Kembalinya KMP Manta kali ini membawa kabar segar terkait kenyamanan. Pihak ASDP telah memasang kanopi baru di dek paling atas kapal. Fasilitas ini bertujuan agar penumpang yang berada di lantai atas tetap terlindungi dari panas terik maupun hujan, sehingga tidak perlu terburu-buru turun ke dek bawah saat cuaca buruk.
Terkait kapasitas, KMP Manta mampu menampung hingga 202 penumpang dan sekitar 15 hingga 16 unit kendaraan. Gofur mengingatkan bahwa jumlah penumpang akan dibatasi ketat sesuai kapasitas demi menjaga keselamatan pelayaran.
Masyarakat yang ingin melakukan perjalanan kini diwajibkan melakukan pemesanan tiket secara daring melalui situs resmi trip.ferizy.com. Sistem ini diterapkan untuk memastikan calon penumpang mendapatkan kuota sesuai jadwal yang tersedia tanpa harus mengantre di pelabuhan.
Pihak ASDP menegaskan bahwa seluruh jadwal keberangkatan tetap akan mempertimbangkan kondisi cuaca di lapangan guna menjamin keselamatan seluruh pengguna jasa penyeberangan. (*)
Editor : Indra Zakaria