Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pelajar Mendominasi Kasus Penyalahgunaan Zat dan Obat Berbahaya di Batola

miminradar-Radar Banjarmasin • Selasa, 24 Desember 2019 - 18:30 WIB

MARABAHAN - Pelajar di Kabupaten Batola selama tahun 2019 masih mendominasi penyalahgunaan narkoba. Dari 110 pengguna yang berhasil di rehabilitasi BNN, 88 diantaranya berstatus pelajar.

"Jenis penyalahgunaan narkoba yang paling banyak digunakan pelajar, konsumsi obat Dextro dan Seledryl," ungkap Kepala BNNK Batola, AKBP Agung Prabowo, Senin (23/12).

Banyaknya jumlah pelajar yang direhabilitasi, menurut Agung Prabowo, tidak terlepas dari kesadaran sendiri. Mereka tidak takut untuk direhabilitasi. Sedangkan untuk masyarakat, kemungkinan besar masih takut. "Mungkin kalangan masyarakat masih malu atau takut untuk mengikuti program ini," ujarnya seraya menambahkan, dari kalangan masyarakat hanya terdapat 18 kasus rehabilitasi.

Berkaitan dengan jenis penyalahgunaan narkoba yang digunakan pelajar, untuk Carnophen (Zenith) sudah tidak ada. Hal tersebut dikarenakan obat jenis ini sudah masuk narkotika golongan 1. "Meski hanya mengonsumsi Dextro dan Seledryl, semua pelajar tetap kami rehabilitasi. Karena itu termasuk zat berbahaya," ujarnya.

Untuk para pelajar ini, BNNK Batola menerapkan pola rawat jalan dalam. Selain itu, juga melakukan monitoring dan pengobatan di sekolah di ruang khusus yang disediakan sekolah. "Setiap kali kami melakukan rehabilitasi pelajar, guru pembimbing selalu diajak," ceritanya. (bar/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Kriminal Narkoba