Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Martapura, Kabupaten Banjar dibuat geger dengan adanya dugaan aksi penyerangan terhadap santri. Hal itu terlihat jelas dalam video rekaman CCTV yang diterima Radar Banjarmasin, Jumat (27/10) siang.
Dalam video tersebut, tertulis peristiwa itu terjadi Kamis (26/10) malam, sekitar pukul 21.44 Wita. Rekaman video memperlihatkan sejumlah santri yang sedang duduk di depan gerbang pintu masuk utama Ponpes Darussalam, tiba-tiba lari kocar-kacir menuju pintu masuk Ponpes.
Rupanya mereka lari menghindari seorang pria yang mendadak datang membawa senjata tajam menuju tempat para santri itu duduk. Pria yang tidak diketahui identitasnya itu terlihat seperti mengejar para santri sampai ke depan pintu gerbang, sambil mengacungkan parang.
Belum diketahui secara pasti apa penyebab aksi penyerangan itu. “Ada beberapa santri, ada yang lagi bersih-bersih, ada yang buang sampah, ada juga yang istirahat duduk depan gerbang. Tiba-tiba ada seseorang datang pakai sajam,” ucap Fuadi, salah satu santri Ponpes Darussalam,Jumat (27/10) siang.
Fuadi mengaku aksi tersebut membuat para santri Ponpes Darussalam khawatir. Apalagi, kegiatan para santri di sana kebanyakan dilakukan di malam hari. “Yang jelas kalau lagi jadwal piket kebersihan, pasti malam selesainya,” ujarnya.
Ia lantas berharap agar kejadian ini bisa segera jadi perhatian oleh pihak berwajib. “Supaya kami bisa tenang dalam menuntut ilmu,” harapnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah Tongkat Wustho Putra, Ponpes Darussalam, Ustaz H Muhammad Naufal menjelaskan kejadian itu ditangani pihak Polsek Martapura. “Tadi baru saja pihak kepolisian datang dan mencari keterangan mengenai kejadian dugaan penyerangan tersebut,” pungkasnya.(zkr/oza)