Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sosok Bripda Muhammad Seili: Oknum Polisi Pembunuh Mahasiswi ULM, Mahasiswa Hukum yang Terancam PTDH

Redaksi Prokal • 2025-12-27 10:35:00
Tampang Bripda Muhammad Seili tersangka pembunuhan mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat.
Tampang Bripda Muhammad Seili tersangka pembunuhan mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat.

 

BANJARMASIN – Tabir gelap kasus pembunuhan ZD (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (ULM), akhirnya terbuka lebar. Pelaku yang semula misterius kini terungkap sebagai Bripda Muhammad Seili (20), seorang oknum anggota polisi aktif yang bertugas di Satuan Samapta Polres Banjarbaru.

Ironisnya, di balik seragam cokelatnya, Seili juga tercatat sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan (Uniska). Kini, masa depan pemuda ini berada di ujung tanduk—baik secara karier kepolisian, status akademik, maupun rencana pernikahannya yang sudah di depan mata.

Peristiwa yang menggemparkan Kalimantan Selatan ini bermula pada Selasa (23/12/2025) malam. Berdasarkan rekonstruksi data kepolisian, berikut adalah linimasa perjalanan maut keduanya:

Pertemuan di Mali-Mali: Keduanya bertemu di Kabupaten Banjar. Korban meninggalkan motor Varionya di sebuah minimarket dan berpindah ke mobil Toyota Rush milik pelaku.

Kawasan Bukit Batu: Keduanya sempat menuju kawasan wisata Bukit Batu sebelum akhirnya bergerak ke arah Landasan Ulin menjelang tengah malam.

Membangun Alibi: Dalam perjalanan, Seili sempat singgah ke rumah kerabatnya. Langkah ini diduga kuat dilakukan untuk meyakinkan calon istrinya—yang terus menghubungi via telepon—bahwa ia tidak sedang bersama wanita lain.

Eksekusi di Gambut: Rabu dini hari, di kawasan Jalan Ahmad Yani Km 15, Gambut, pertengkaran hebat pecah usai keduanya melakukan hubungan intim. Ketakutan Seili memuncak saat korban mengancam akan membongkar hubungan mereka kepada calon istrinya.

Pembuangan Jasad: Dalam kondisi panik, Seili mencekik korban hingga tewas. Jasad ZD kemudian dibawa berkeliling sebelum akhirnya dibuang ke gorong-gorong di Banjarmasin yang ditemukan petugas kebersihan pada Rabu pagi pukul 07.30 WITA.

Profil Bripda Muhammad Seili

Bripda Muhammad Seili merupakan anggota Polri yang tergolong baru, dengan masa dinas sekitar dua tahun. Berikut adalah biodata singkat pelaku:

Nama: Muhammad Seili

Pangkat: Brigadir Dua (Bripda)

Satuan: Sat Samapta Polres Banjarbaru, Polda Kalsel

Usia: 20 Tahun

Domisili: Desa Batu Berlian, Simpang Empat, Kabupaten Banjar

Status Pendidikan: Mahasiswa Fakultas Hukum Uniska

Rencana Pribadi: Dijadwalkan menikah pada 26 Januari 2026.

Saat dihadirkan dalam rilis resmi di Polresta Banjarmasin, Seili hanya bisa tertunduk dengan tangan terborgol. Ia kini menghadapi tiga lapis konsekuensi hukum sekaligus: Dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. Terancam Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena melanggar kode etik berat dan mencoreng citra institusi.Pihak Uniska melalui Lembaga Etik telah mengonfirmasi statusnya dan sedang menyiapkan proses pemecatan sebagai mahasiswa.

Kasus ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan internal di institusi penegak hukum serta dampak fatal dari kepanikan yang dipicu oleh konflik asmara. Pihak keluarga korban menuntut keadilan maksimal atas hilangnya nyawa ZD yang dikenal sebagai mahasiswi berprestasi. (*)

Editor : Indra Zakaria