Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mesti TKD Belum Cair Full, Bupati Kukar Pastikan Tahun Anggaran 2025 Tidak Meninggalkan Tunggakan

Elmo Satria Nugraha • 2025-12-24 14:32:22
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Elmo/Prokal.co)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG — Menjelang tutup tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh kewajiban keuangan daerah tetap terpenuhi meski sebagian dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat belum sepenuhnya cair. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memastikan, pemerintah tidak akan meninggalkan tunggakan pembayaran kepada pihak manapun.

Hal tersebut disampaikan Aulia usai meresmikan Jembatan Pendamping Tenggarong, Selasa sore (23/12) kemarin. Ia mengungkapkan, hingga akhir tahun ini Pemkab Kukar seharusnya menerima transfer dana pusat sebesar Rp1,06 triliun.

“Dalam rapat tadi pagi disampaikan, seharusnya sampai akhir tahun ini Pemkab Kukar menerima transfer dari pusat Rp1,06 triliun,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp453 miliar dijadwalkan segera masuk ke kas daerah. Sementara sisanya, berkisar Rp600 hingga Rp700 miliar, masih dalam proses dan terus dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan.

“Masih ada hari kerja, jadi kami terus mengoptimalkan komunikasi dengan Kementerian Keuangan. Kami juga sudah bersurat dan menyampaikan kondisi daerah,” sambungnya.

Sebagai langkah antisipasi jika dana transfer belum terealisasi hingga akhir tahun, Pemkab Kukar telah menyiapkan sejumlah skema, termasuk opsi pinjaman jangka pendek ke Bankaltimtara. Namun Aulia menegaskan, langkah tersebut bukan karena kondisi keuangan daerah mengalami defisit.

“Pinjaman itu sifatnya sementara, hanya jika terjadi penundaan transfer,” tegasnya.

Sebagai jaminan, pemerintah daerah menggunakan Surat Keputusan Menteri Keuangan terkait dana transfer yang menjadi hak Kukar. Begitu dana tersebut cair, pembayaran akan langsung disalurkan ke pihak perbankan.

Skema ini, menurut Aulia, dilakukan agar tidak ada atau seminimal mungkin pihak yang dirugikan, terutama rekanan dan pihak ketiga yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan daerah. Pun Aulia menyebut realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar 2025 saat ini telah melampaui 85 persen. Ia optimistis capaian tersebut akan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Kami tetap optimis realisasi ini bisa terus naik sampai tutup tahun, dan semua kewajiban dapat diselesaikan,” pungkasnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria