PROKAL.CO, TENGGARONG – Ancaman bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu mendorong Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat kesiapsiagaan sejak dini. Satuan kewilayahan TNI AD itu mulai menyiapkan rencana kontinjensi sebagai langkah antisipatif agar penanganan darurat tidak berjalan reaktif.
Penyusunan rencana tersebut merupakan tindak lanjut arahan komando atas yang meminta seluruh satuan kewilayahan memiliki kesiapan menghadapi potensi bencana, menyusul sejumlah kejadian yang terjadi di wilayah lain, termasuk Kalimantan Selatan.
Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman mengatakan, rencana kontinjensi disiapkan sebagai pedoman bersama apabila terjadi kondisi darurat di wilayah Kukar. Dengan perencanaan sejak awal, koordinasi penanganan bencana diharapkan bisa berjalan lebih terarah dan terukur.
“Sesuai dengan petunjuk dari komando atas bahwa memang kami di kewilayahan juga dalam rangka mengantisipasi kejadian seperti di Kalsel, kita diminta untuk segera membuat bisa dibilang rencana kontinjensi,” ujar Benny Budiman, Senin (29/12).
Ia menjelaskan, rencana tersebut tidak hanya melibatkan unsur TNI, tetapi juga akan disusun bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait. Keterlibatan lintas sektor dinilai penting agar setiap pihak memahami peran dan tanggung jawabnya jika bencana benar-benar terjadi.
“Kita akan mengajak pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk mempersiapkan rencana-rencana, karena kontinjensi itu kita siapkan sebelum kejadian. Kita berharap tidak terjadi, tapi sedia payung sebelum hujan itu lebih baik,” lanjutnya.
Menurut Benny, langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dan pencegahan risiko bencana. Meski semua pihak berharap wilayah Kukar tetap aman, kesiapan tetap harus dibangun agar respons di lapangan bisa cepat dan efektif.
Dalam proses penyusunannya, Kodim 0906/Kukar juga akan melakukan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi teknis yang membidangi kebencanaan. Koordinasi tersebut bertujuan menyatukan langkah dan menyamakan prosedur penanganan darurat.
“Nanti juga bersama-sama stakeholder, saya akan berkoordinasi dengan Pak Bupati, Pak Kapolres, Forkopimda dan stakeholder terkait untuk mempersiapkan rencana kontinjensi tersebut,” tutupnya. (moe)
Editor : Indra Zakaria