Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Warga Timbau Tegas Tolak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Fasilitas Umum

Elmo Satria Nugraha • 2025-12-30 19:45:11
Aksi penolakan di Kantor Lurah Timbau, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)
Aksi penolakan di Kantor Lurah Timbau, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Rencana pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Lapangan Bola Rapak Mahang menuai penolakan dari warga Kelurahan Timbau. Penolakan itu disampaikan secara terbuka melalui aksi pernyataan sikap yang digelar di halaman Kantor Lurah Timbau, Selasa (30/12).

Sikap penolakan warga diwakili Ketua RT 13 Kelurahan Timbau, Tuti Mandasari, yang menegaskan bahwa warga tidak mempermasalahkan keberadaan koperasi—melainkan menolak lokasi pembangunan yang dinilai mengorbankan fasilitas umum.

“Tuntutan kami lebih ke pernyataan sikap, bahwa warga di sini menolak adanya bangunan Koperasi Merah Putih, karena kami menolak pembangunannya, bukan menolak Koperasi Merah Putihnya,” tegas Tuti.

Aksi penolakan di Kantor Lurah Timbau, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)
Aksi penolakan di Kantor Lurah Timbau, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)

Warga dan RT setempat, lanjut Tuti, tidak pernah dilibatkan sejak awal dalam proses penentuan lokasi pembangunan. Padahal, keterlibatan masyarakat disebut sebagai salah satu syarat dalam penentuan titik koordinat pembangunan gedung gerai koperasi.

Tuti menambahkan, Lapangan Bola Rapak Mahang memiliki fungsi vital bagi warga sekitar. Selain sebagai sarana olahraga, lapangan tersebut juga kerap digunakan untuk kegiatan kesenian serta berbagai aktivitas sosial masyarakat.

Warga menyayangkan pembangunan dilakukan tanpa koordinasi terlebih dahulu. Sedangkan selama ini, warga juga yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Makanya hari ini kami menyatakan sikap, bahwa kami menolak dengan tegas adanya pembangunan di Lapangan Bola Rapak Mahang,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi warga, Danramil Tenggarong Lettu Arm Sugiyanto dan Camat, Sukono memastikan bahwa pembangunan gerai koperasi ini dibatalkan. Dengan penuh pertimbangan untuk warga, pemerintah bersepakat bahwa pembangunan tidak dilanjutkan dan lapangan ini akan dikembalikan ke semula.

"Kami sepakat bersama masyarakat bahwa Koperasi Merah Putih tidak akan kami lanjutkan untuk dibangun di lapangan sepak bola ini. Karena ini lapangan masih digunakan sama masyarakat. Jadi yang jelas kami akan mencari tempat yang lain yang kira-kira strategis dan aman," tegas Sugiyanto.

Sugiyanto menegaskan, sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto. Koperasi Merah Putih bertujuan untuk memajukan perekonomian, tak terkecuali masyarakat Kukar, khususnya di Kelurahan Timbau, Tenggarong.

Sekarang, pihak pemerintah akan fokus mencari tempat yang lain. Dan mengembalikan kondisi lapangan ke semula, sehingga dapat tetap digunakan anak-anak bermain bola. Pun terkait warga tak dilibatkan, ia menyebut mungkin ada warga yang tidak setuju, dan ada yang setuju.

"Akhirnya kami tetap bangun, begitu baru dibangun begitu ada penolakan juga. Kami tetap mengutamakan masyarakat. Yang jelas kami akan cari solusi yang terbaik, TNI tetap bersama rakyat," tutupnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria