Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Menjemput Asa di Perbatasan: Gubernur Rudy Mas'ud Targetkan Bandara Ujoh Bilang Beroperasi Februari 2026

Indra Zakaria • 2026-01-08 12:30:00
Rudy saat melihat pembangunan bandara Ujoh Bilang.
Rudy saat melihat pembangunan bandara Ujoh Bilang.

PROKAL.CO, UJOH BILANG – Wajah transportasi di Kabupaten Mahakam Ulu dipastikan akan segera berubah secara drastis. Jalur sungai yang selama ini menjadi satu-satunya urat nadi mobilitas warga perbatasan kini akan segera memiliki pendamping udara. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Rabu (7/1/2026), Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud meninjau langsung progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang yang kini telah mencapai tahap akhir.

Gubernur yang akrab disapa Harum tersebut menjelaskan bahwa kemajuan fisik pembangunan bandara telah menyentuh angka 89 persen. Dengan landasan pacu sepanjang 750 meter dan lebar 23 meter yang sudah rampung, proyek kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir Januari ini. Rencananya, bandara yang akan menjadi gerbang udara pertama di Mahakam Ulu ini akan diresmikan pada awal Februari mendatang.

“Kehadiran bandara ini adalah upaya nyata kita bersama untuk memutus keterisolasian wilayah perbatasan. Kami menargetkan peresmian pada awal Februari, sembari menunggu terbitnya izin operasional dari Kementerian Perhubungan agar bandara ini bisa segera melayani masyarakat,” ujar Gubernur Harum.

Pembangunan fasilitas penerbangan ini menelan anggaran dukungan dari Pemprov Kaltim sebesar Rp43 miliar pada tahun anggaran 2025. Alokasi tersebut difokuskan pada fasilitas pendukung seperti stasiun pemadam kebakaran dan sarana operasional lainnya, sementara gedung terminal penumpang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Bandara ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, mulai dari sektor pariwisata hingga optimalisasi potensi sumber daya alam yang melimpah di wilayah hulu Mahakam.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur transportasi, Gubernur Harum bersama Ketua TP PKK Kaltim Hj. Sarifah Suraidah Harum juga menunjukkan perhatiannya pada kualitas hidup warga perbatasan. Usai meninjau bandara, rombongan bergerak menuju Kecamatan Long Bagun untuk menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa Antropometri Kit kepada kader-kader Posyandu setempat.

Bantuan timbangan digital dan alat ukur pertumbuhan anak ini diserahkan langsung kepada TP PKK Mahakam Ulu sebagai langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan. Melalui pembangunan bandara yang terintegrasi dengan penguatan layanan kesehatan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap "nadi baru" kehidupan di Mahakam Ulu benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (adv/diskominfo/i)

Editor : Indra Zakaria