Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dishub Lakukan Ramp Check Angkutan Umum

uki-Berau Post • Rabu, 22 Mei 2019 - 20:49 WIB

TANJUNG SELOR – Untuk menjamin kelancaran dan keselamatan para pengguna angkutan umum jelang arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1440 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap seluruh kendaraan umum yang akan digunakan untuk transportasi Lebaran.

 

Kegiatan inspeksi keselamatan terhadap angkutan penumpang dilaksanakan di dua tempat, yakni di Bulungan dan Tarakan. “Untuk angkutan darat ramp checkkita lakukan kepada bus Damri di PKB Bulungan. Sementara ramp check angkutan perairan, speedboat dilaksanakan di Pelabuhan Tengkayu Tarakan,” ujar Taupan Madjid, Kepala Dishub Kaltara, kemarin.

 

Dengan melibatkan petugas atau penguji dari Dinas Perhubungan kabupaten/kota, pengecekan secara menyeluruh dilakukan terhadap seluruh kendaraan. Selanjutnya, setiap angkutan umum yang sudah diinspeksi, dan telah dinyatakan layak jalan akan ditempel stiker layak jalan. “Kalau yang belum ada stikernya, berarti belum layak jalan karena belum diinspeksi,” lanjut Taupan.

 

Pelaksanaan inspeksi keselamatan terhadap angkutan umum ini, dilakukan atas dasar pada surat edaran Dirjen Perhubungan Darat No. AJ.201/2/2DRJD/2019 perihal pelaksanaan inspeksi keselamatan dalam rangka persiapan angkutan Lebaran.

 

“Berdasarkan surat edaran itulah kita gelar inspeksi. Bekerja sama dengan Ditlantas Polda Kaltara, Dishub Kabupaten Bulungan, dan PT Jasa Rahaja,” ungkapnya.

 

Selain angkutan darat, persiapan jelang Lebaran juga dilakukan pada jalur perairan. Ramp check dilakukan kepada kiranya kepada 60 speedboat reguler yang beroperasi di wilayah Kaltara. Ramp check terpusat di Tarakan, sebab semua speedboat yang ada di Kaltara berlabuh di Tarakan.

 

Dalam prosesnya, kata Taupan, banyak komponen kendaraan yang diperiksa. Salah satunya dokumen serta alat keselamtan yang ada di dalam speedboat. Seperti, life jacket, alat komunikasi, dan alat pemadam api atau apar.

 

“Kita juga melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk tes urine bagi para motoris dan ABK. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kita lakukan pemeriksaan kepada 60 motoris dan 40 anak buah kapal. Jika dalam pemeriksaan motoris terbukti menggunakan narkoba, akan kita beri sanksi tegas. Dengan tidak diizinkan untuk berlayar,” ujarnya. (humas)

Editor : uki-Berau Post
#pemerintahan