“Semua kita siapkan, sudah 100 persen selesai. Sementara yang masuk di kami melalui surat pemberitahuan, hanya dari tim Isran Noor–Hadi Mulyadi,” ujar Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris pada awak media. Diketahui bahwa Isran-Hadi akan maju lewat dukungan yang diberiman oleh PDIP dan Partai Demokrat.
“Informasi dari tim yang lain kami belum mendapat pemberitahuan secara tertulis. Jadi yang sudah mengkonfirmasi baru pasangan Isran Noor–Hadi Mulyadi,” jelasnya. Terkait persiapan, KPU Kaltim telah maksimal dan sudah siap dalam menerima pendaftaran dari bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. KPU juga sudah menyiapkan tenda, serta fasilitas lain untuk pendaftaran pencalonan Pilgub Kaltim 2024.
“Saat ini persiapan dan segala sesuatu baik Sumber Daya Manusia dan pendaftaran sudah sangat baik serta siap,” bebernya. Untuk mekanisme pendaftaran nantinya para bakal pasangan calon datang dengan ditemani oleh pendukung masing–masing, ketua dan sekretaris parpol.
"Pendaftaran kan sudah di silon, kita tinggal cek saja. Ketika sudah kita berikan tanda terima, mereka akan melakukan pemeriksaan kesehatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie,” pungkasnya. Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priadi mengatakan bahwa nantinya timses semua akan datang dengan memakai baju etnis kesukuan yang ada di Kaltim.
"Semuanya etnis akan datang jadi dengan ini tanda bahwa Isran dan Hadi bisa diterima oleh semua kalangan," ucapnya. Iswan menduga bahwa yang akan datang sekitar 1.500 dan orang, bahkan lebih dari prediksi yang ada.
"Bisa jadi lebih karena kami belum tahu pasti berapa," jelasnya. Iswan membeberkan bahwa para relawan akan berkumpul di Posko Isran-Hadi, yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim.
Seluruh rombongan akan berjalan kaki menuju KPU Kaltim pada pukul 09.00 pagi, yang lokasinya tidak jauh dari Posko Isran-Hadi. Perjalanan akan tempuh dari Jalan Arif Rahman Hakim ke kantor KPU Kaltim di Jalan Basuki Rahmat.
Sementara Hadi Mulyadi juga membeberkan bahwa dirinya bersama Isran Noor akan datang ke KPU hari ini. Dirinya mengaku akan datang dengan kesederhanaan. "Insya Allah siap lahir batin, ada tambahan juga dukungan partai dari Perindo, Partai Umat dan Gelora," katanya.
HARI TERAKHIR
Dikonfirmasi kenapa tidak ikut mendaftar di hari yang sama, Wakil Ketua Golkar Kaltim Bidang Media dan Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu Golkar Kaltim, Sudarno menjelaskan bahwa sebenarnya pihaknya akan mendaftarkan diri pada hari yang sama.
Namun karena melihat potensi massa yang besar dan juga menghindari adanya hal-hal lain, pihaknya pun memastikan akan mendaftar di hari Kamis (29/8).
"Kami menghormati juga kandidat lain. Kami ingin berpolitik yang santun. Sebenarnya kami juga mendaftar di jam yang sama pada hari sama," ucapnya. Sudarno mengatakan bahwa pihaknya akan berkumpul di Sekretariat Golkar Kaltim di Jalan Mulawarman, kemudian akan bersama-sama menuju kantor KPU Kaltim di Jalan Basuki Rahmat.
Massa yang akan datang diperkirakan 2.000 orang. Terdiri dari grup kesenian, partai politik dan juga tim-tim pemenangan. "Nanti juga ada alim ulama dan juga beberapa tokoh Kaltim yang ikut serta," bebernya. Sudarno menjelaskan bahwa ada hal yang unik akan terjadi. Rudy dan Seno akan datang dengan mengendarai angkot. Persis seperti pasangan Sofyan Hasdam dan Almarhum Nusyirwan Ismail pada Pilgub 2018 lalu.
"Nah, itu yang bawa angkotnya nanti Seno Aji. Dia mau bernostalgia, di mana dulu ketika merantau ke Samarinda pertama kali, dia bekerja sebagai supir angkot," bebernya. Selain itu juga akan ada UMKM yang diberikan kepada masyarakat secara gratis untuk ikut memeriahkan proses pendaftaran. "Kami akan bawa UMKM, bakso, soto dan lain lain. Jadi bebas makan gratis nanti," jelasnya. (mrf/nha)