SAMARINDA - Ketua DPD Partai Golkar Kaltim sekaligus Anggota Komisi III DPR RI Rudi Mas'ud mendapat pengalaman berkesan saat menjalankan ibadah 10 hari terakhir bulan Ramadan di Masjidil Haram. Ia pun tak bisa ungkapkan dengan kata-kata bisa sholat di masjid yang pahalanya dan kedudukannya lebih istimewa dibanding lainnya.
"Saya menunaikan itu karena ada suatu kenikmatan tersendiri yang tidak bisa saya lukiskan dan tidak bisa saya gambarkan bisa Shalat di Masjidil Haram,” ungkap Rudi Mas'ud saat berbincang silaturahmi dengan awak media di rumahnya Pulau Atas Samarinda, 12 April 2024 lalu.
Suami Sarifah Suraidah ini menceritakan dirinya kembali tiba di Indonesia Jakarta usai ibadah umroh bersama keluarga di Masjidil Haram pada Selasa 9 April 2024 pukul 11.00 WIB. Dan baru tiba di Balikpapan sekitar pukul 17.30 wita. Ibadah Umroh ini sudah lama direncanakannya.
“Saya memang punya hajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kalau masih diberi umur yang panjang, sehat badannya, dicukupkan rezekinya. Saya mau melaksanakan kegiatan Umrah Ramadhan 10 terakhir Ramadhan," kata Rudi Mas'ud.
Rudi berharap silaturahmi dengan para awak media terus berjalan dan semakin hari semakin bisa lebih banyak lagi. Dan terus bisa mendapatkan hari yang fitri dari tahun ke tahun.
Rudi Mas'ud juga mengajak para awak media turut mendoakan masyarakat Kaltim agar lebih sejahtera dan selalu sehat.
“Mudah-mudahan teman-teman yang ada ini disehatkan badannya, disehatkan pikirannya, terutama pikiran di dalam menuliskan tinta emas itu, membuat sejuk Kalimantan Timur ini,” harap Rudy.
Sebelum pertemuan dengan awak media, pada hari Pertama Idul Fitri, telah bersilaturrahmi dengan keluarga dan warga yang ada di sekitar Pulau Atas. Hari Lalu kedua, menerima karyawan dan teman-teman dari berbagai kalangan seperti teman politik, sekolah, kuliah, maupun teman sepergaulan.
“Hari ini juga, saya akan ketemu teman-teman masih banyak sekali,” ungakapnya.
Editor : Indra Zakaria