Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Balap Liar di Samarinda Dibubarkan Polisi, Juga Sita Uang Rp38 Juta

Indra Zakaria • 2025-02-13 10:30:00
GAGAL BALAPAN. Dua unit motor yang digunakan untuk balap liar di simpang Lembuswana berhasil diamankan oleh Polantas Polresta Samarinda. (OKE/SAPOS)
GAGAL BALAPAN. Dua unit motor yang digunakan untuk balap liar di simpang Lembuswana berhasil diamankan oleh Polantas Polresta Samarinda. (OKE/SAPOS)

 

Suara letusan membubarkan kerumunan muda-mudi yang tengah menyaksikan aksi balap liar di simpang Lembuswana, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa subuh (11/2).

Ratusan anak muda yang tak menyadari kehadiran personel Polantas Polresta Samarinda langsung berhamburan. Sementara itu, dua pembalap jalanan yang bersiap memacu motor mereka berhasil diamankan polisi. Suasana di lokasi mendadak tegang pada pukul 03.04 WITA, saat ratusan kendaraan milik penonton balap liar bergegas meninggalkan lokasi untuk menghindari razia.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, melalui Kasat Lantas, Kompol La Ode Prasetyo, menyatakan bahwa pembubaran aktivitas balap liar ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Mahakam 2025, yang telah dimulai sejak awal pekan ini.

"Salah satu fokus operasi ini adalah menindak balap liar. Subuh tadi (kemarin, Red), kami mengamankan dua unit sepeda motor beserta dua pembalap jalanan," ujar Prasetyo.

Selain mengamankan dua motor dan jokinya, polisi juga menangkap beberapa orang yang terlibat langsung dalam aksi balap liar tersebut. "Kami juga menyita uang tunai Rp 38 juta, yang saat ini masih didalami peruntukannya," tambahnya.

Dalam penyelidikan awal, diketahui bahwa salah satu joki yang diamankan berasal dari Sangatta, Kutai Timur (Kutim). "Informasinya, ada dua kelompok bengkel yang terlibat. Salah satu kelompok mendatangkan joki dari luar Samarinda untuk bertanding melawan joki lokal," jelas Prasetyo.

Saat ditanya apakah balapan ini melibatkan taruhan, Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kemungkinan tersebut. "Kami sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Samarinda untuk menyelidiki dugaan adanya taruhan dalam ajang balap liar ini," pungkasnya.
(oke/beb)

Editor : Indra Zakaria