SAMARINDA- Sebuah sepeda motor jenis Honda Beat berwarna merah den gan nomor polisi KT 2576 IB ditemukan dalam kondisi tak bertuan di dalam parit Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Keca matan Sungai Pinang, Rabu siang (25/6/2025).
Motor tersebut ditemu kan dalam posisi miring, terendam lumpur, dan di duga telah berada di lokasi selama lebih dari empat hari. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang relawan warga, Andi Syaiful Anwar (54), yang menyam paikan kepada pihak kepolisian bahwa kendaraan tersebut telah lama tergele tak tanpa ada tanda-tanda pemilik yang datang men gambil.
Menindaklanjuti laporan itu, Unit Patroli 110 Beat 05 Regu 03 dari Sat Samapta Polresta Samarinda, yang terdiri dari tiga personel, langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati motor dalam kondisi kotor dan rusak ringan, tertimbun lumpur di dasar parit di sisi jalan.
"Setelah kami pastikan tidak ada pemilik yang datang maupun informasi jelas tentang asal motor, kami berkoor dinasi dengan Ketua RT dan warga sekitar, serta Polsek Sungai Pinang," ujar Brigpol Adji Syaifullah, anggota tim patroli.
Proses evakuasi dilaku kan secara manual oleh petugas bersama warga sekitar. Karena posisi parit sempit dan berlumpur, pengangkatan motor me merlukan tenaga dan waktu lebih.
Setelah berhasil di angkat, motor dibersihkan dari lumpur agar nomor polisi dan ciri fisik bisa dikenali dengan jelas. Motor tersebut kemudian diamankan di Mapolsek Sungai Pinang untuk ditin daklanjuti lebih lanjut. Poli si masih menyelidiki asal-usul kendaraan, termasuk kemungkinan keterkaitan nya dengan tindak pidana atau kecelakaan lalu lintas yang tidak dilaporkan.
"Kami imbau masyarakat yang merasa kehilangan motor dengan ciri-ciri tersebut segera menghubungi Polsek Sungai Pinang dengan membawa bukti kepemilikan yang sah," tambah Brigpol Adji. Usai proses evakuasi dan pengamanan, personel Beat 110 melanjutkan patroli rutin menyusuri sejumlah titik rawan di wilayah Sungai Pinang guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (kis/beb)
Editor : Indra Zakaria