SAMARINDA- Insiden ponton tabrak jembatan Mahulu kembali terjadi. Kali ini kejadian sekitar pukul 04.00 Wita, Selasa (23/12). Hantaman keras ponton sarat muatan batubara itu membuat pengaman (fender) jembatan Mahulu copot alias tenggelam tak berbekas. Suara hantamannya terdengar sangat nyaring hingga mengagetkan warga.
"Nyaring suaranya sampai hilang pengaman jembatannya ditabrak," kata Junai, warga Sengkotek, Loa Janan Ilir, yang rumahnya dekat jembatan Mahulu. Bukan hanya menghantam jembatan, ponton itu ternyata lepas dari tug boat yang menariknya hingga sempat membuat warga panik.
"Untungnya berhenti di bawah jembatan, kami sudah panik waswas kalau ponton itu menabrak rumah kami," kata warga lainnya.
Ponton itu sempat lama berdiam di bawah jembatan. Hingga pukul 05.00 beberapa tug boat datang dan menarik kembali ponton itu.
Dari catatan media in, selama 2025 total 3 kali jembatan ini jadi sasaran ponton. Misalnya pada 11 Juni 2025, sebuah ponton pengangkut batu bara menabrak fender (pelindung tiang) jembatan sekitar pukul 22.40 WITA. Insiden ini sempat viral di media sosial melalui rekaman video warga.
Kemudian pada 19 April 2025, sebuah ponton kosong dilaporkan menyenggol struktur jembatan saat sedang melakukan proses pengolongan (melintas di bawah jembatan). Yang terakhir pada Selasa 23 Desember 2025 ini. (*)
Editor : Indra Zakaria