SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur melakukan inspeksi mendadak (sidak) infrastruktur lintas wilayah utara Kaltim pada Senin (29/12/2025). Peninjauan ini mencakup rute strategis mulai dari Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Bontang, hingga Kabupaten Kutai Timur.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Laporan Administrasi Pembangunan ini menyasar jalur pesisir melalui ruas Anggana – Muara Badak – Marang Kayu – Bontang. Dalam agenda ini, pimpinan daerah didampingi oleh Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan serta tujuh kepala perangkat daerah, termasuk Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Inspektorat, Diskominfo, dan BPKAD.
Saat melintasi wilayah Sambutan, Samarinda, Gubernur memberikan apresiasi terhadap progres pembangunan jalan yang dinilai telah menunjukkan hasil positif. Namun, ia memberikan catatan khusus untuk wilayah Samarinda Seberang.
Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Samarinda Seberang memerlukan penguatan infrastruktur lanjutan karena lokasinya yang strategis sebagai gerbang logistik.
“Secara umum progres jalan sudah cukup baik. Ke depan, peningkatan perlu dipertimbangkan ke Samarinda Seberang karena di sana terdapat pelabuhan yang harus mendapat perhatian khusus, baik dari kondisi jalan maupun Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS),” jelas Gubernur Rudy Mas’ud.
Menurutnya, kawasan pelabuhan adalah simpul logistik yang krusial. Infrastruktur yang aman, tertata, dan terang menjadi syarat mutlak agar distribusi barang tidak terhambat.
Peninjauan langsung ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim dalam memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan. Evaluasi lapangan ini nantinya akan menjadi landasan kebijakan untuk:
Meningkatkan Konektivitas: Menghubungkan wilayah pesisir utara dengan pusat kota secara lebih efisien. Pemerintah Provinsi Kaltim berharap dengan penguatan jalur pesisir ini, pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Benua Etam dapat meningkat secara signifikan dan berkelanjutan. (*)
Editor : Indra Zakaria