PROKAL.CO, SAMARINDA – Sebanyak 90 bank sampah telah terbentuk di delapan kelurahan di Kecamatan Samarinda Ulu sebagai tindak lanjut program Pro Bebaya dalam upaya pemilahan sampah rumah tangga. Program ini mulai disiapkan sejak pertengahan Desember 2025 dan ditargetkan mulai berjalan penuh pada Januari 2026.
Camat Samarinda Ulu, Sujono mengatakan pembentukan puluhan bank sampah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara kecamatan dan seluruh kelurahan di wilayah Samarinda Ulu. Seluruh bank sampah yang terbentuk juga telah memiliki Surat Keputusan (SK) pelaksanaan.
“Di akhir tahun 2025, tepatnya pertengahan Desember, kami bersama delapan kelurahan sudah menyepakati dan menindaklanjuti agenda Pro Bebaya. Hasilnya, terbentuk 90 bank sampah yang siap kita gerakkan,” ucapnya diwawancarai Jumat 9 Januari 2026.
Menurutnya, program Bank Sampah 90 ini difokuskan untuk mendorong pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, khususnya sampah yang memiliki nilai ekonomi. Untuk mendukung operasionalnya, pihak kecamatan telah bekerja sama dengan vendor yang akan menyiapkan armada pengangkut sampah.
“Rencananya ada satu kendaraan yang setiap hari berkeliling mengambil sampah-sampah bernilai ekonomis dari 90 bank sampah tersebut,” jelasnya.
Selain itu, Kecamatan Samarinda Ulu juga telah menjalin koordinasi dengan pengepul berskala besar, khususnya di wilayah Kelurahan Bukit Pinang. Pengepul tersebut siap menampung berbagai jenis sampah bernilai ekonomi seperti kardus, plastik, besi, dan jenis lainnya.
Secara teknis, pengelolaan bank sampah akan didukung dengan sistem komunikasi berbasis grup WhatsApp. Melalui grup tersebut, pengelola bank sampah dapat menginformasikan jika volume sampah yang terkumpul sudah cukup banyak untuk diangkut.
“Kami akan datangi bank sampah yang sudah siap. Sampah ditimbang di lokasi dan langsung dibayar di tempat. Ini untuk memicu agar bank sampah aktif berjalan, karena kalau ada nilai ekonominya, masyarakat pasti lebih semangat memilah dan mengumpulkan sampah,” ungkapnya.
Ia memperkirakan, jika seluruh bank sampah sudah berjalan optimal, armada pengangkut akan beroperasi setiap hari untuk melayani 90 titik bank sampah yang ada. Sampah yang terkumpul selanjutnya akan dibawa ke pengepul besar yang telah disiapkan.
“Mudah-mudahan pertengahan atau akhir Januari ini sudah bisa berjalan penuh,” pungkasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria