SAMARINDA - Setelah dilantik, Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Samarinda bakal menyolidkan kepengurusan. Untuk kemudian kembali menggenjot pembinaan atlet lokal. Mencari bibit baru di sekolah-sekolah jadi sasaran mereka selanjutnya.
Ketua Perbakin Samarinda, Sahabudin menuturkan, secara potensi atlet lokal punya peluang untuk bersaing dengan tim-tim dari daerah lain. Sehingga menitikberatkan pembinaan diklaim jadi langkah tepat. "Kami harap, KONI provinsi dan kota ke depan, tidak lagi beli atlet luar. Sehingga ketika event porprov bisa memaksimalkan atlet daerah," imbuhnya.
Ketersediaan venue berstandar nasional di Kota Tepian pun jadi salah satu program kerja yang direncanakan. Sehingga pembinaan bisa benar-benar berjalan baik. Dukungan dari seluruh stakeholder terkait pun jadi satu-satunya opsi. Diklaim tanah dan pematangannya sudah tersedia sejak 2016 lalu.
"Ya, kami sudah ajukan dan diberikan tanah, kami mohon untuk pemerintah melalui KONI untuk membantu. Agar venue yang rencananya terletak di kawasan Lempake itu bisa terbangun. Sehingga ketika atlet latihan tidak harus ke Balikpapan lagi," harapnya.
Disinggung soal prestasi, Kota Tepian tak kalah dari daerah lain. Bahkan pada Porprov VI 2018 di Sangatta, Kutai Timur, mereka sukses menempati posisi tiga dengan raihan lima emas, enam perak, dan enam perunggu.
Sementara di posisi pertama dihuni tim Balikpapan lewat 13 emas, 13 perak, dan 13 perunggu (info grafis). "Jangan hanya lihat emasnya, tapi perak perunggu juga banyak dan itu bisa terus dibina," pungkas Sahabudin. (*/asp/is/k15)
Editor : wahyu-Wahyu KP