BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel bertekad untuk memperbaiki reputasi atlet mahasiswa Kalsel di level nasional. Yakni, dengan mempersiapkan para atlet mahasiswa tersebut sebaik mungkin dari sekarang.
Melalui ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) Kalsel 2019, Dispora Kalsel berharap bisa mencetak dan menjaring atlet mahasiswa andal yang nantinya akan jadi wakil Kalsel di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di DKI Jakarta, Agustus mendatang. Pomda Kalsel mempertandingkan sepuluh cabang olahraga (cabor). Yakni, futsal, karate, pencak silat, gulat, tenis lapangan, anggar, atletik, voli pasir, bulutangkis, dan renang.
Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah menuturkan ajang Pomda Kalsel 2019 kali ini diikuti secara antusias oleh para atlet mahasiswa se-Kalsel.
“Ini menunjukkan bahwa para atlet mahasiswa Kalsel memiliki motivasi yang kuat untuk mengukir prestasi di tingkat lokal menuju ke nasional. Sedikitnya ada 1200 atlet mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalsel yang berpartisipasi di Pomda Kalsel 2019,” sebut pria yang akrab disapa Herman ini usai seremoni pembukaan Pomda Kalsel 2019 di GOR Hasanudin HM Banjarmasin, kemarin (24/6).
Ditambahkan Herman, pada Pomnas 2017 silam di Makassar, posisi kontingen Kalsel sangat terpuruk. Yakni, berada di peringkat ke 22 dengan raihan satu medali emas dan satu medali perunggu.
“Untuk Pomnas 2019 ini, kami optimistis Kalsel akan naik peringkat. Apalagi, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor sangat mendukung perjuangan para mahasiswa Kalsel untuk memperbaiki reputasi Kalsel di Pomas 2019,” sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor memberikan tips kepada para atlet mahasiswa peserta Pomda Kalsel 2019.
“Kalau ingin berprestasi, maka harus bergerak. Dalam bahasa Banjar, jangan pengoler, artinya jangan malas. Orang yang rajin pangkal pandai, orang yang pandai akan memiliki daya saing, yang berdaya saing akan mampu jadi juara,” sebut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.
Selain itu, Paman Birin juga berpesan agar para wasit juri yang memimpin pertandingan Pomda Kalsel bersikap sportif dan adil. “Semua wasit juri harus jujur. Dengan kejujuran, maka akan terhindar dari perkelahian. Saya minta ajang Pomda Kalsel ini jadi ajang yang menjunjung tinggi sportifitas,” tandasnya.(oza/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin