Atletik Kaltim berupaya keras meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara. Menarget satu emas, saat ini empat atlet atletik melakoni latihan terpisah.
SAMARINDA - Dua pelari nomor jarak jauh memilih Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai tempat pemusatan latihan. Sementara nomor lempar martil berfokus di Samarinda. Satu nomor lainnya yakni dasalomba yang diikuti Gayus Simbuang memilih pemusatan latihan di Bandung, Jawa Barat.
Khusus nomor jarak jauh yang digawangi Irma Handayani dan Nefriana Ariance Daik saat ini sedang fokus peningkatan waktu di NTT. Sejauh ini keduanya menunjukkan progres menjanjikan. Hal itu diutarakan pelatih Ferly Marince. Dia mengatakan atletnya mulai menjaga kondisi menuju PON yang 48 hari lagi digeber.
“Perkembangan sudah cukup pesat. Mudah-mudahan dengan waktu yang tersisa ini masih bisa meningkatkan limit,” terang Ferly. Pemilihan NTT sebagai tempat pemusatan latihan bukan tanpa alasan. Ferly menyebut bahwa di NTT cuacanya relatif lebih mirip dengan tempat pertandingan atletik di PON nanti. Kemudian, venue atau trek latihan yang ada di NTT diakuinya lebih variatif.
"Sementara kalau kami di Samarinda saja, paling hanya di stadion dan lintasan aspal, dan ini sangat rawan cedera," ucap Ferly. Selain itu, NTT dikenal sebagai daerah yang memiliki pelari andal. Walhasil, memudahkan pelatih dalam mencari lawan tanding untuk mengukur catatan waktu. Di PON nanti atletik menarget satu emas. "Emasnya kami targetkan dari nomor 3.000 meter," tutup Ferly. (don/er)
Editor : Indra Zakaria