Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tahun Depan Ekonomi Kaltim Semakin Kuat

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 17 Desember 2022 - 16:47 WIB
UPDATE: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim gelar capacity building di Labuan Bajo, NTT, dihadiri langsung kepala KPw-BI Kaltim Ricky P Gozali (duduk tiga kanan).
UPDATE: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim gelar capacity building di Labuan Bajo, NTT, dihadiri langsung kepala KPw-BI Kaltim Ricky P Gozali (duduk tiga kanan).

SAMARINDA-Dalam kegiatan capacity building wartawan Kaltim 2022, Bank Indonesia memaparkan update perkembangan kebijakan ekonomi terkini dan outlook perekonomian tahun 2023. Prospek perekonomian domestik meski terdapat risiko perlambatan ekonomi global, kinerja ekonomi domestik diprakirakan akan terus berlanjut. Begitu juga dengan ekonomi Kaltim, diprediksikan masih akan kuat tahun depan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Ricky P Gozali mengatakan, kinerja perekonomian global di tahun 2022 diprakirakan tumbuh lebih rendah dibanding proyeksi sebelumnya. Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya risiko stagflasi dan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Tekanan inflasi global juga terus meningkat seiring dengan tingginya harga komoditas, akibat berlanjutnya disrupsi rantai pasokan akibat ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina yang terus berlangsung serta berlanjutnya kebijakan proteksionisme, terutama pangan.

“Selain itu, respon kebijakan berbagai negara utama khususnya Amerika Serikat terhadap inflasi melalui pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif menambah tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi global,” jelasnya saat Capacity Building Wartawan Kaltim Tahun 2022, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di negara mitra utama Kaltim yaitu Tiongkok dan India juga diprakirakan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi global pada 2022 diprakirakan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 3,2 persen (yoy), menjadi sebesar 3,0 persen (yoy).

Sejalan dengan perkembangan tersebut, risiko berlanjutnya ketidakpastian pasar keuangan global memberikan tekanan pada aliran modal portofolio asing serta menekan nilai tukar di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Prospek Perekonomian Domestik Meski terdapat risiko perlambatan ekonomi global, kinerja ekonomi domestik diprakirakan akan terus berlanjut.

“Perekonomian domestik diprakirakan terus membaik ditopang oleh peningkatan konsumsi swasta dan investasi nonbangunan, tetap kuatnya ekspor, serta daya beli masyarakat yang masih terjaga,” tuturnya.

Berbagai indikator dan hasil survei Bank Indonesia seperti indeks keyakinkan konsumen, penjualan eceran, dan Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur mengindikasikan terus beralangsungnya proses pemulihan ekonomi domestik. Dari sisi eksternal, kinerja ekspor diprakirakan tetap kuat, khususnya untuk komoditas batu bara, CPO, serta besi dan baja, seiring dengan masih tingginya permintaan beberapa negara mitra dagang utama serta kebijakan pemerintah untuk mendorong ekspor CPO dan turunannya.

Perbaikan pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh perbaikan berbagai lapangan usaha tersier Perdagangan serta Transportasi dan Pergudangan yang didukung oleh peningkatan mobilitas, sumber pembiayaan, dan aktivitas dunia usaha. Namun demikian, beberapa risiko tetap perlu diwaspadai seperti perlambatan ekonomi global, yang dapat berpengaruh terhadap kinerja ekspor dan potensi kenaikan inflasi yang dapat menahan konsumsi swasta.

“Setelah tumbuh positif pada tahun 2021, perekonomian Kaltim tahun 2022 diprakirakan kembali meningkat pada rentang 3,35 persen - 4,15 persen(yoy),” ungkapnya.

Peningkatan kinerja ekonomi di tahun 2022 utamanya berasal dari peningkatan kinerja lapangan usaha utama Kaltim antara lain pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, pertanian, dan perdagangan. Dari sisi pengeluaran, peningkatan kinerja ekonomi didorong oleh pertumbuhan positif pada seluruh komponen khususnya konsumsi rumah tangga. Hal tersebut didukung dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan dunia usaha. (**)

Catur Maiyulinda
@caturmaiyulinda

Editor : izak-Indra Zakaria