JAKARTA – Persija Jakarta menunjukkan taringnya dalam perburuan pemain menjelang bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini dikabarkan sukses melakukan "tikungan maut" terhadap dua klub kaya, Dewa United dan Malut United, untuk mendapatkan tanda tangan bek kanan berlabel Timnas Indonesia, Fajar Fathurrahman.
Pemain berbakat berusia 23 tahun tersebut saat ini berstatus bebas transfer setelah masa baktinya bersama Borneo FC Samarinda berakhir pada 31 Desember 2025 lalu. Status tanpa klub inilah yang membuat Fajar menjadi komoditas paling panas di pasar transfer awal tahun 2026.
Meski Malut United dan Dewa United sudah lebih dulu melakukan pendekatan sejak Fajar berpisah dengan Borneo FC, Persija Jakarta datang sebagai pesaing baru di saat-saat terakhir. Tak butuh waktu lama, manajemen Macan Kemayoran dilaporkan langsung mencapai kata sepakat dengan sang pemain.
Kabar keberhasilan Persija mengamankan jasa Fajar Fathurrahman ini pun sudah viral di jagat media sosial. Berdasarkan laporan akun informasi transfer ternama, @ngapakfootball, proses perpindahan ini tinggal menunggu pengumuman resmi. "Persija Jakarta wangsitnya berhasil menikung Dewa United dan Malut United untuk mendapatkan Fajar Fathurrahman. Jika tak ada yang nikung lagi, tinggal diresmikan saja," tulis akun tersebut pada Senin (5/1/2026) pagi.
Jika kesepakatan ini diresmikan, Fajar akan menjadi rekrutan pertama Persija di bursa transfer paruh musim ini. Kehadirannya akan menambah persaingan ketat di posisi bek kanan yang saat ini sudah dihuni oleh Ilham Rio Fahmi dan Bruno Tubarao. Di sisi lain, kedatangan Fajar memperkuat rumor bahwa Alfriyanto Nico akan segera meninggalkan klub dengan status pinjaman guna mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Hadirnya Fajar Fathurrahman diharapkan mampu menjadi amunisi segar bagi lini pertahanan dan sayap Persija untuk mengarungi putaran kedua liga yang diprediksi akan semakin kompetitif. (*)
Editor : Indra Zakaria