Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Panggilan Kepada 220 Warga Reaktif

miminradar-Radar Banjarmasin • Selasa, 16 Juni 2020 - 18:26 WIB
KARANTINA: Pemko meminjam Balai Teknologi di Kompleks Bumi Indah Lestari II Jalan Perdagangan untuk fasilitas karantina selama pandemi. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
KARANTINA: Pemko meminjam Balai Teknologi di Kompleks Bumi Indah Lestari II Jalan Perdagangan untuk fasilitas karantina selama pandemi. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Sisa warga reaktif yang belum mengikuti tes swab, diminta segera mendatangi kantor Dinas Kesehatan Banjarmasin, hari ini (16/6) atau lusa (18/6).

Seruan itu dicetuskan Juru bicara Gugus Tugas P2 COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi. Disebutkannya, ada 220 warga yang belum mengikuti tes swab. Tidak datang pada tes massal Sabtu (13/6) lalu di laboratorium di Jalan Pramuka.

Dia khawatir bakal menjadi masalah serius. Seperti penularan, bahkan memunculkan kluster baru.

"Swab massal sebelumnya merupakan hasil tracing. Meski didominasi orang tanpa gejala (OTG), tapi mereka berkaitan erat dengan pasien positif yang telah terkonfirmasi," ujarnya, kemarin (15/6).

Agar ditanggapi ke-220 warga itu secara serius, Machli meminta bantuan tokoh masyarakat dan aparat. Mengajak, kalau perlu memaksa yang bersangkutan agar segera swab.

Lantas, apa alasan mereka untuk mangkir? Kebanyakan dari mereka, mengaku sedang baik-baik saja atau tidak sakit. Cemas dengan vonis positif COVID-19.

"Mereka juga beralasan bahwa masa inkubasinya sudah hampir selesai. Tapi kami tetap meminta mereka untuk datang tes," pesannya.

Sementara bila melihat angka kasus di Banjarmasin, masih didominasi Kelurahan Pekapuran Raya. Machli menilai, interaksi di sana sangat cair, terutama di kawasan pasar.

"Makanya kami meminta elemen masyarakat membantu mengawasi. Misalkan ada panggilan swab atau kedisiplinan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari," tutup Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin tersebut. (war/fud/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Covid-19 Corona