Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Setelah Berselisih karena Pemberhentian Kepala Dusun, Masyarakat Gunung Raja dan Kades Berdamai

izak-Indra Zakaria • Minggu, 31 Desember 2023 - 19:02 WIB
DAMAI: Suasana pertemuan antara Gerakan Masyarakat Gunung Raja dan Kades Gunung Raja Samsiar di Aula Kantor Kecamatan Tambang Ulang, Jumat (29/12). (Foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
DAMAI: Suasana pertemuan antara Gerakan Masyarakat Gunung Raja dan Kades Gunung Raja Samsiar di Aula Kantor Kecamatan Tambang Ulang, Jumat (29/12). (Foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

Perselisihan antara masyarakat Gunung Raja yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Gunung Raja (GMGR) dengan kepala desanya, Samsiar berakhir islah (damai).

Hal itu terungkap pada pertemuan di Aula Kantor Kecamatan Tambang Ulang, Jumat (29/12) siang, difasilitasi pihak Forkopimcam setempat. Dalam pertemuan itu juga dihadiri kedua belah pihak yang berselisih.

Perwakilan GMGR, Feri Yulianto mengungkapkan, perselisihan yang terjadi beberapa waktu lalu itu akibat dari miskomunikasi dan kesalahpahaman semata, sehingga mengakibatkan kecurigaan terhadap kepala desa.

"Kami harap kedepannya antara masyarakat, perangkat desa dan kepala desa bisa bersama-sama membangun desa ke arah yang lebih maju lagi, tanpa ada masalah dan kecurigaan," harapnya.

Pihaknya pun berharap permasalahan yang terjadi sebelumnya tidak perlu diungkit-ungkit lagi, apalagi sampai muncul kembali. "Kami imbau masyarakat tidak perlu lagi membahas yang sudah lewat, kami ingin kedepannya kita sama-sama membangun Desa Gunung Raja agar lebih maju lagi," katanya. Sebelumnya pada awal Oktober lalu terjadi demo di Kantor Bupati Tala oleh GMGR, buntut dari pemberhentian Kepala Dusun III (Sarbani) oleh kepala desa yang tidak sesuai aturan.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Raja Samsiar menerima perdamaian ini dan mengakui kesalahannya yang memberhentikan Kepala Dusun III tanpa melewati prosedur yang benar.

"Saya legowo, saya memang salah memberhentikan Kepala Dusun tanpa melalui prosedur yang benar, yakni tak ada rekomendasi dari camat," ucapnya.

Dirinya pun mengajak masyarakat Gunung Raja untuk sama-sama memahami aturan-aturan tentang desa, sehingga tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan yang muncul di masyarakat.

"Kalau ada hal-hal yang mengganjal bisa langsung tanyakan kepada perangkat desa atau kepala desa, jangan bertanya kepada orang yang tidak berkompeten," pintanya. (*)

Editor : izak-Indra Zakaria