SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman melantik lima orang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Long Wehea di Kantor Kecamatan Muara Wahau pada 29 April 2023.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kutim berpesan kepada anggota Badan Permusyawaratan Desa untuk terus menjalin sinergitas kepada seluruh elemen masyarakat, layaknya tokoh masyarakat dan termasuk Kepala Desa (Kades).
Adapun sinergitas yang dimaksud oleh Ardiansyah yaitu mengkoordinasikan program dan peraturan desa agar bisa sejalan dan tidak terjadi misskomunikasi.
"Usai pelantikan ini, saya harap seluruh anggota BPD harus rajin menjaga komunikasi dan berkoordinasi dengan kepala desa. Supaya dalam menjalankan program bisa sejalan," harap ia.
Dia menyebut anggota BPD yang dilantik pada 2023 sangat beruntung, mengingat honor anggota BPD pada tahun ini sudah dinaikkan.
"Sehingga peranan anggota BPD harus terus ditingkatkan dan diselaraskan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Hal ini semata untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat desa,” imbuh ia.
Dalam kesempatan itu, Ardiansyah pun meminta seluruh anggota BPD yang terpilih untuk mengikuti pelatihan yang akan diberikan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) yang akan digelar beberapa waktu datang.
Terpisah, Kepala DPMDes Kutim, Yuriansyah usai menghadiri pelantikan BPD desa Long Wehea menyebutkan akan segera menggelar pelatihan bagi seluruh anggota BPD di seluruh desa di 18 Kecamatan.
“Pelatihan rencananya akan kita mulai pada 17 Mei mendatang, untuk tahap pertama peserta mulai dari Ketua, Sekertaris dan Wakil Ketua,” terangnya.
Seperti diketahui, selain pelantikan anggota BPD, kegiatan ini juga sekaligus dirangkai dengan pengukuhan dan penyematan atribut Camat Muara Wahau Marlianto. (Adv/*/la)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan