Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Parkir Marak di Bahu Jalan Telaga Sari

wahyu-Wahyu KP • Minggu, 6 Januari 2019 - 15:26 WIB
BUTUH CCTV: Maraknya kendaraan parkir di bahu jalan SMAN 1 kerap mengakibatkan kemacetan saat jam berangkat dan pulang sekolah.(ISTIMEWA)
BUTUH CCTV: Maraknya kendaraan parkir di bahu jalan SMAN 1 kerap mengakibatkan kemacetan saat jam berangkat dan pulang sekolah.(ISTIMEWA)

BALIKPAPAN - Jalan kota yang menghubungkan antarkelurahan dan kecamatan perlu mendapat perhatian serius dari Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan. Pasalnya, kondisi jalannya mulai semrawut akibat maraknya kendaraan yang parkir di bahu jalan. Misalnya, kawasan Telaga Sari dan sekitarnya.

Menurut anggota Komisi III DPRD Balikpapan Mauliddin, sudah saatnya Dishub tegas terhadap pengendara yang parkir di bahu jalan karena mengganggu pengendara lain.

“Jalan ini ‘kan dibuat untuk kendaraan, bukan dijadikan tempat parkir. Jadi, saya kira nggak salah kalau ditertibkan instansi terkait. Seharusnya pemilik kendaraan harus menyediakan tempat parkir,” kata Mauliddin kepada wartawan, Kamis (3/1/19).

Bahu jalan yang sering dimanfaatkan pengendara untuk tempat parkir, di antaranya, simpang SMAN 1, Jalan RE Martadinata, Jalan R Suprapto, serta Jalan Manuntung.  “Khusus di simpangan SMAN 1 dan SMPN 1 perlu mendapat perhatian serius karena sering macet saat jam sekolah. Saya berharap Dishub harus tegas kepada para penjemput. Soalnya saya lihat anak sekolah pulang pukul 15.00 Wita, orangtua sudah jemput pukul 12.00 Wita sehingga kendaraannya lama ngetem di bahu jalan,” terang pria yang akrab disapa Maulid ini.

Mauliddin pun menyarankan Dishub untuk segera memasang kamera monitor atau closed circuit television (CCTV) dan pengeras suara di kawasan-kawasan rawan kemacetan. “Di simpangan SMAN 1 menurut saya layak dipasang CCTV, karena padat lalu lintas serta rawan kemacetan dan lakalantas. Ya, mungkin untuk sementara dipasang tanda larangan parkir di bahu jalan,” pintanya. (vie/k1)

Editor : wahyu-Wahyu KP