TANJUNG REDEB – Masyarakat Kecamatan Bidukbiduk yang sebelumnya hanyut dalam euforia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim, harus menelan pil pahit. Pasalnya wacana sebagai venue untuk 6 cabor di Bidukbiduk, sebagian besar dialihkan ke kecamatan lain.
Dari enam cabor tersebut, hanya tersisa dua cabor yang akan dipertandingkan di Bidukbiduk. Yakni ski air dan dayung saja yang tersisa.
Diungkapkan Akmal, salah seorang pemilik penginapan di Bidukbiduk, dirinya telah merenovasi dan melengkapi fasilitas di penginapan miliknya. Guna menjaga marwah Bumi Batiwakkal sebagai tuan rumah porprov. “Kecewa sekali, kami pinjam dana ke bank, tapi porprov malah dipindah,” katanya, Jumat (4/11).
Ia mengatakan, masyarakat sebenarnya siap jika penginapan penuh dan rumah masyarakat dijadikan tempat menginap para atlet. Bahkan warga juga sudah berbelanja keperluan lainnya, seperti bantal dan guling, serta selimut. "Warga sudah siap. Tapi mendengar kabar tersebut warga kecewa," katanya.
Sementara itu, Camat Bidukbiduk Abdul Malik mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat akbar, yang dihadiri masyarakat maupun para pelaku UMKM yang ada di Bidukbiduk. Mereka mengaku siap untuk menyukseskan porprov di Bidukbiduk.
"Tapi kami tidak bisa berbuat banyak, karena ini keputusan bupati Berau," katanya.
Ia memahami kekecewaan masyarakat, karena masyarakat sudah 100 persen siap jika dijadikan tuan rumah event bergengsi tersebut. Masyarakat yakin dengan adanya event itu, perekonomian akan meningkat pesat. Mengingat ada ribuan atlet yang akan bertanding di Bidukbiduk.
"Dibilang kecewa, tentu masyarakat kecewa sekali," paparnya.
Dijelaskan Abdul Malik, penjelasan dari panitia pelaksana semakin membuat masyarakat kecewa. Ia mengatakan, panitia menuturkan bahwa alasan pemindahan cabor dikarenakan jarak yang jauh, akses yang sulit dijangkau, juga rencana penutupan Jembatan Sambaliung. Menurutnya, atlet dari luar Berau, bisa melalui jalur Batu Putih, jika ingin ke Bidukbiduk. Bahkan jaraknya jadi lebih dekat. "Banyak saja orang dari Samarinda lewat jalur tersebut," ucapnya.
Ditambahkannya, ia masih bersyukur ada dua cabor yang akan dipertandingkan di Bidukbiduk, dari sebelumnya enam cabor. "Tapi kami tetap berikan pemahaman ke masyarakat," pungkasnya. (hmd/udi)
Editor : uki-Berau Post