Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mortir Akan Diledakkan 14 Maret

octa-Octa • Selasa, 5 Maret 2019 - 17:08 WIB

SANGATTA - Mortir bom peninggalan perang dunia II yang ditemukan warga di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), sudah dijadwalkan untuk diledakkan sebagai bentuk pemusnahan. Yakni, pada 14 Maret 2019.

Kodim 0909/Sangatta bersama tim ahli peledakan kembali melakukan meninjau mortir tersebut di lokasi tempat penemuannya sekaligus ke lokasi direncanakannya peledakan, Senin (4/3) pukul 14.20 Wita. Rencana lokasi peledakan di eks area PT Damanka, jalan poros Sangata-Bengalon, RT 29, Desa Singa Gembara, Sangatta Utara, Kutim.

Dandim 0909/Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha melalui Kasdim Mayor Inf J Yong Saragih menjelaskan, lokasi bekas perusahaan pertambangan dipilih karena merupakan tempat yang memungkinkan. Tanah yang lapang akan menjauhkan ledakan dari lingkungan warga.

"Ini kami harap bisa menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah serta instansi vertikal, agar menjauhkan diri dari lokasi peledakkan pada hari rencana diletakkannya," ungkap Saragih.

Dia membeberkan, rencana peledakan dilakukan pada 14 Maret, dengan jarak aman dari mortir ke permukiman warga sekitar 2 kilometer. "Saat diledakkan nanti lingkungan harus steril. Hanya tim ahli yang dapat memantau langsung peledakan dengan cara tersendiri,' ungkap Saragih.

Danden Pal Letkol Cpl Fiari didampingi Tim Paldam VI/Mulawarman Pelda Zulnadi menjelaskan, mortir tersebut harus aman dari jangkauan warga. Sebab, berpotensi meledak, meski fisik luarnya sudah berkarat.

"Ini bila tersentuh bisa meledak. Bahaya. Makanya perlu diledakkan secara profesional di tempat yang aman agar aman," ucap Zulnadi sambil tangannya menunjuk-nunjuk dekat ke arah mortir itu kemarin.

Diketahui, mortir tersebut ditemukan warga, Handoko (35), di Perumnas Jokowi Kanal III, Jalan AW Syahranie, Kecamatan Sangatta Utara, Kutim, pada 9 November 2018. Berdasar identifikasi oleh Korem 091/Aji Surya Natakesuma bersama Kodim 0909/Sangatta, rudal berukuran panjang 180 cm, diameter 90 cm, dan ujung atas 45 cm itu, merupakan hasil peninggalan perang dunia II. Bahkan masih aktif dan bisa meledak bila terkena guncangan, atau sekadar sentuhan. (mon/kri/k16)

Editor : octa-Octa