SAMARINDA- Harapan masyarakat untuk melihat wajah baru Terminal Tipe B Sungai Kunjang Samarinda masih harus tertunda. Meski dokumen perencanaan telah selesai sejak lama, rencana revitalisasi terminal yang sudah berusia puluhan tahun itu belum juga mendapatkan kepastian realisasi.
Penundaan ini memantik keprihatinan dari kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menilai kondisi terminal sudah tidak layak dibiarkan. Sejumlah fasilitas umum rusak, sementara status terminal sebagai kewenangan provinsi menuntut perhatian lebih dari Pemprov Kaltim.
“Terminal bukan sekadar tempat naik turun penumpang, tapi bagian penting dari pelayanan publik dan penopang ekonomi daerah. Jangan sampai masyarakat terus merasa tidak nyaman,” tegas Subandi.
Ia berkomitmen mendorong agar revitalisasi benar-benar masuk dalam pembahasan anggaran 2026. Menurutnya, jika anggaran dialokasikan, maka pembangunan bisa segera dilakukan dan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat.
“Kami akan kawal agar rencana ini tidak berhenti di atas kertas. Harapan kami, tahun depan sudah ada keputusan pasti,” pungkasnya. (adv/DPRD/i)
Editor : Indra Zakaria