TARAKAN - Penyedia oksigen di Kota Tarakan masih terbilang kurang. Melalui hal tersebut, investor oksigen berencana untuk mengembangkan bisnis penyediaan oksigennya di Kota Tarakan. Meski dikatakan sebagai investasi kecil, namun rencana ini telah mendapat lampu hijau dari Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes.
Kepada Radar Tarakan, mantan sekretaris kota (sekkot) Tarakan itu mengatakan bahwa pihaknya membuka pintu seluas-luasnya bagi investor di Kota Tarakan. Investasi menumbuhkan kompetisi bisnis, yang pada akhirnya menekan harga dan semakin terjangkau oleh masyarakat.
Nah, kunjungan investor oksigen ini dijelaskan Khairul, dalam niatan memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit dan puskesmas.
Melalui hal tersebut, Khairul menyatakan bahwa pihaknya hanya bertugas untuk memfasilitasi investor. “Kalau merasa menguntungkan, ya silakan. Kalau investornya merasa pangsanya cukup bagus, ya pasti akan berinvestasi di Tarakan, yang penting kami sudah buka kesempatan,” katanya.
Untuk diketahui, investor oksigen tersebut berasal dari Ibu Kota Jakarta. Namun komunikasi antara pemerintah dan investor tersebut hanya sebatas izin usaha, sehingga Khairul menyatakan bukan masalah, selama menguntungkan bagi masyarakat Kota Tarakan.
“Artinya investornya kan sudah melihat pangsa pasarnya,” ujarnya.
Hingga kini, kebutuhan oksigen di Kota Tarakan dikatakan Khairul masih terbilang banyak, namun setiap pelayanan kesehatan membutuhkan oksigen yang bervariatif. “Ini investasi kecil saja, bangunan oksigen saja,” ulasnya. (shy/lim)
Editor : anggri-Radar Tarakan