Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bus Karyawan Tambang Dibakar Massa di Tabang Usai Lakalantas Maut

Redaksi Prokal • 2025-12-22 08:37:11
Bus sarana perusahaan tambang batu bara dibakar masyarakat Tabang, yanh marah lantaran adanya seorang warga tewas tertabrak. (Foto: IST)
Bus sarana perusahaan tambang batu bara dibakar masyarakat Tabang, yanh marah lantaran adanya seorang warga tewas tertabrak. (Foto: IST)

TENGGARONG – Insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut yang menewaskan seorang warga lokal memicu gelombang kemarahan masyarakat adat di Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar). Peristiwa yang terjadi pada Jumat (19/12/2025) pagi tersebut berujung pada aksi pembakaran armada bus dan pemblokiran jalur tambang.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.05 WITA. Sebuah bus sarana angkutan karyawan milik CV Bagong yang melayani operasional PT Antareja Mahada Makmur (AMM) terlibat tabrakan dengan pengendara sepeda motor.

Korban adalah BU (51), warga setempat yang juga menjabat sebagai Ketua BPD. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP). Sementara sopir berinisial DA (20), mengemudikan bus dengan nomor lambung Spare 03 (N 7266 UE).

Warga menuding sopir bus mengemudi secara ugal-ugalan di area perkampungan, yang kemudian menyulut emosi warga hingga terjadi pembakaran armada di lokasi.

Tidak berhenti pada pembakaran bus, massa yang berduka dan marah juga meluapkan aspirasinya dengan menutup akses vital operasional tambang. Satu unit bus CV Bagong hangus terbakar di Desa Long Lalang, RT 003. Warga juga menutup jalan hauling tambang di KM 78–79 Pos Belayan, Desa Muara Ritan.
Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, melalui Kasi Humas Iptu Maryono, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat untuk meredam situasi.

"Sopir bus sudah diamankan di Polres Kukar untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kami mengimbau warga untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib," ujar Iptu Maryono, Sabtu (20/12/2025).

Hingga berita ini diturunkan, ketegangan di Kecamatan Tabang dilaporkan mulai mereda. Pihak kepolisian memastikan bahwa telah terjadi mediasi untuk menyelesaikan konflik tersebut secara kekeluargaan dan prosedural. Perusahaan dan perwakilan masyarakat telah bertemu dan mencapai kesepakatan damai. Jalur yang sempat diblokir kini mulai diupayakan kembali normal.(*)

Editor : Indra Zakaria