Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sabu 13 Kilogram Lebih Diamankan, Polres Berau Fokus Awasi Jalur Peredaran di Kawasan Pesisir

Redaksi Prokal • 2026-01-06 11:15:00
NARKOBA: Polres Berau saat melakukan rilis akhir tahun yang dilakukan beberapa waktu lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
NARKOBA: Polres Berau saat melakukan rilis akhir tahun yang dilakukan beberapa waktu lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

 

TANJUNG REDEB – Kepolisian Resor (Polres) Berau memberikan perhatian khusus terhadap tren peningkatan kasus narkotika yang terjadi di wilayah Kabupaten Berau sepanjang tahun lalu. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja tahunan, Satresnarkoba Polres Berau mencatat adanya kenaikan kuantitas kasus yang menuntut penguatan pada strategi pencegahan maupun penindakan hukum di lapangan.

Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, memaparkan bahwa sepanjang tahun dua ribu dua puluh lima, pihaknya telah berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah yang sangat signifikan. Total barang sitaan tersebut terdiri dari sabu seberat tiga belas ribu delapan ratus tujuh puluh tujuh gram lebih, puluhan gram ganja, serta belasan ribu butir pil Double L. Meski kenaikan jumlah kasus dari tahun sebelumnya tergolong tipis, kepolisian menegaskan bahwa data ini tetap menjadi sinyal peringatan yang serius bagi keamanan wilayah.

Dalam memetakan kerawanan, Polres Berau mengidentifikasi wilayah perkotaan dan kawasan pesisir sebagai fokus utama pengawasan. Tingginya mobilitas masyarakat serta terbukanya akses distribusi di kedua kawasan tersebut menjadikan mereka titik rawan peredaran gelap narkoba. Oleh karena itu, patroli dan pemantauan di titik-titik masuk jalur darat maupun perairan kini semakin diperketat.

AKBP Ridho Tri Putranto menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan hanya melalui penegakan hukum semata. Kepolisian kini lebih mengedepankan upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi yang masif kepada masyarakat, serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah. Langkah ini diambil guna memutus rantai permintaan narkoba sejak dari akar rumput.

Menutup pernyataannya, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Kepolisian menekankan bahwa tanggung jawab menjaga masa depan generasi muda dari bahaya narkotika adalah tugas bersama, bukan hanya beban di pundak aparat penegak hukum. (*)

Editor : Indra Zakaria