Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Harga Tiket Pesawat Melonjak, Agen Travel Mulai Hitung Ulang Biaya Paket Umrah

Redaksi Prokal • Jumat, 17 April 2026 | 08:30 WIB
Biaya umrah diperkirakan naik.
Biaya umrah diperkirakan naik.

 
BANJARMASIN – Gelombang kenaikan harga tiket pesawat domestik yang mencapai 30 persen kini mulai membayangi bisnis perjalanan ibadah umrah di Kalimantan Selatan. Situasi ini diperparah dengan rencana kenaikan tarif maskapai internasional rute Arab Saudi, yang memaksa para penyedia jasa travel untuk segera merumuskan ulang harga paket yang akan ditawarkan kepada calon jemaah.

Ketua Forum Komunitas Perusahaan Penyedia Layanan Umrah dan Haji Kalsel, H. Saridi, mengungkapkan bahwa kondisi industri saat ini sedang berada dalam posisi yang sangat menantang. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih memantau perkembangan pasar untuk menentukan besaran kenaikan harga paket. "Kita lihat saja dua minggu ke depan, apakah kenaikan cukup besar atau sesuai perkiraan," ujar Saridi saat memberikan keterangan pada Kamis (16/4/2026).

Saridi menjelaskan bahwa margin keuntungan penyedia jasa saat ini sudah sangat tipis, sehingga mustahil bagi travel untuk menyerap kenaikan biaya operasional sendirian. Menurutnya, rentetan masalah sejak awal tahun telah menguras finansial para pengusaha travel. "Perlu diketahui, keuntungan penyedia jasa travel umrah saat ini sangat minim. Bahkan, beberapa travel harus mengalami kerugian besar akibat kenaikan harga hotel di Mekah dan Madinah pada Januari-Maret," jelasnya.

Tekanan terhadap bisnis ini semakin meningkat pada bulan April akibat faktor geopolitik global, termasuk ketegangan di Timur Tengah yang memicu kelangkaan maskapai. Saridi memaparkan bahwa pembatalan penerbangan sepihak oleh maskapai memaksa travel melakukan refund atau pengalihan rute yang memakan biaya besar. "Otomatis, pihak travel harus mengalihkan ke maskapai lain yang masih beroperasi. Namun, tentu saja tarifnya harus disesuaikan dengan maskapai yang dipilih," sambung Saridi.

Senada dengan hal tersebut, H. Arif dari PT Kaltrabu Indah mengakui bahwa penyesuaian harga paket umrah sulit untuk dihindari di tengah situasi ekonomi saat ini. Ia menyebutkan bahwa kenaikan tiket pesawat secara otomatis akan mengerek seluruh komponen biaya perjalanan ibadah. "Kami masih melihat situasi dan kondisi, tentunya kenaikan harga tiket membuat biaya operasional juga akan bertambah," imbuhnya.

Para pelaku usaha kini berharap kondisi penerbangan global segera stabil agar masyarakat tidak terlalu terbebani dengan biaya keberangkatan yang tinggi. Meski demikian, penyesuaian harga tetap menjadi opsi utama guna memastikan kelangsungan operasional dan pelayanan bagi para jemaah asal Kalimantan Selatan yang akan berangkat ke tanah suci.(*)

Editor : Indra Zakaria
#umrah