Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Drama 6 Gol di Stadion 17 Mei: Barito Gagal Jinakkan Persiba, Asa Promosi Langsung Kian Terjal

Redaksi Prokal • Senin, 20 April 2026 - 07:05 WIB
Pemain PS Barito Putera berebut bola dengan pemain Persiba Balikpapan dalam laga Derbi Kalimantan pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025-2026 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026) malam.
Pemain PS Barito Putera berebut bola dengan pemain Persiba Balikpapan dalam laga Derbi Kalimantan pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025-2026 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026) malam.

BANJARMASIN – Atmosfer panas menyelimuti Stadion 17 Mei saat dua raksasa Borneo bentrok dalam tajuk Derbi Kalimantan pada pekan ke-25 Pegadaian Championship, Sabtu malam. Laga yang menyajikan hujan gol dan jual beli serangan tanpa henti itu berakhir tanpa pemenang dengan skor imbang 3-3, sebuah hasil yang terasa pahit bagi tuan rumah PS Barito Putera.

Pertandingan langsung memanas sejak peluit pertama dibunyikan. Meski Barito sempat menekan melalui Alexsandro, justru Persiba Balikpapan yang mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-19. Upaya blok Fabiano Beltrame terhadap tendangan Beni Okto malah membuat bola berbelok ke gawang sendiri, mengubah skor menjadi 0-1 untuk tim tamu.

Barito segera bangkit dan membalas lewat gol Alexsandro yang sempat memicu ketegangan sebelum akhirnya disahkan oleh pengecekan VAR. Menjelang babak pertama usai, Fabiano Beltrame membayar tuntas kesalahannya dengan eksekusi tendangan bebas berkelas yang membawa Laskar Antasari berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.

Namun, awal babak kedua menjadi mimpi buruk bagi Barito. Baru dua menit berjalan, Muhammad Isfandyar mencetak gol cepat yang membuat skor kembali imbang 2-2. Ketegangan memuncak saat laga memasuki menit ke-79, ketika Takumu Nishihara melompat tinggi untuk menyundul bola ke gawang tuan rumah, membawa tim Beruang Madu kembali memimpin 3-2.

Di ambang kekalahan, Renan Alves muncul sebagai penyelamat muka Barito. Memasuki masa injury time yang sangat panjang, tepatnya di menit 90+10, sundulan maut sang bek sentral menggetarkan jala gawang Persiba dan memastikan laga berakhir sama kuat 3-3.

Usai laga, pelatih Stefano Cugurra tak mampu menutupi kekecewaannya atas rapuhnya lini pertahanan timnya yang biasanya kokoh. Di sisi lain, pelatih Persiba Leonard Tupamahu memuji keberanian anak asuhnya yang tampil terbuka dan berhasil mencuri poin di kandang lawan yang terkenal angker.

Hasil seri ini membuat langkah PS Barito Putera untuk meraih tiket promosi langsung ke BRI Super League menjadi sangat berat. Mereka kini terpaksa menggantungkan nasib pada hasil pertandingan PSS Sleman, sembari wajib menyapu bersih kemenangan di dua laga sisa musim ini untuk menjaga mimpi kembali ke kasta tertinggi tetap hidup. (*)

Editor : Indra Zakaria
#persiba baikpapan #barito putera