Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Arkanata Akram, Pernah Sandang Status Anggota DPR RI Termuda, Kini Lanjutkan Studi S-3 di Australia

Faroq Zamzami • 2026-01-05 21:21:27
LANJUTKAN PENDIDIKAN: Irianto Lambrie di apartemen yang disewa Arkanata Akram (kanan) di East Bank, Perth, Western Australia, Senin, 5 Januari 2026.
LANJUTKAN PENDIDIKAN: Irianto Lambrie di apartemen yang disewa Arkanata Akram (kanan) di East Bank, Perth, Western Australia, Senin, 5 Januari 2026.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Arkanata Akram, politikus muda Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mulai Selasa, 6 Januari 2026, akan melanjutkan pendidikanya di program PhD (S-3) Chemical Engineering, Energy and Mining Department, Curtin University, Perth-Western, Australia.

Curtin University merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Australia untuk bidang technology and engineering.

Khusus untuk chemical engineering dan mining termasuk salah satu yang terbaik di dunia.

Arkanata sebelumnya menyelesaikan pendidikan S-1 di teknik kimia (double degree Universitas Indonesia/UI dan University of Queensland/UQ, Brisbane, Australia pada 2016).

Kemudian melanjutkan S-2 (M Eng) juga di UQ pada 2017.

Irianto Lambrie, ayah Arkanata Akram, menceritakan proses perjalanan studi sang anak hingga melanjutkan pendidikan ke Australia.

Kata dia, pada November 2024, anak bungsunya dari tiga bersaudara itu, mengikuti seleksi program PhD secara internasional dan dinyatakan lulus pada Februari 2025.

Kemudian mengikuti seleksi untuk memperoleh beasiswa Australia Award (beasiswa dari Pemerintah Australia) pada April 2025, dan tes wawancara pada Juni 2025.

Dia dinyatakan lulus pada Juli 2025.

“Dari peserta yang mendaftar 7.500 orang, yang dinyatakan lulus S-2 ada 183 orang dan S-3 ada 36 orang,” kata Irianto, yang merupakan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Periode 2016-2021, itu.

Pemerintah Australia, kata dia, menanggung biaya pendidikan (paling lama lima tahun).

Termasuk, biaya hidup/living cost, sewa tempat tinggal, transportasi pulang pergi dari negara asal, biaya penelitian, kesehatan, dan lainnya.

Biaya pendidikan dan penelitian merupakan bagian paling besar.

Namun, perlu juga disiapkan dana cadangan sendiri, untuk keperluan darurat dan yang tidak direncanakan.

Arkanata Akram selama ini dikenal publik sebagai politikus muda lokal yang mampu menembus Senayan.

Dia terpilih sebagai anggota DPR RI saat masih berusia 24 tahun melalui daerah pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara).

Pria kelahiran Samarinda, 21 November 1995, itu kemudian tercatat sebagai anggota Fraksi Nasdem. (far)

Editor : Faroq Zamzami
#samarinda #kaltim #australia