Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Puncak Arus Balik Kapal Laut di Tarakan Diprediksi 7 Januari Hari Ini, Pelni Kerahkan Tiga Armada Sekaligus

Redaksi Prokal • 2026-01-07 09:30:00
masyarakat yang tiba di Pelabuhan Malundung Tarakan menggunakan kapal Pelni. (AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN)
masyarakat yang tiba di Pelabuhan Malundung Tarakan menggunakan kapal Pelni. (AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN)

 

TARAKAN – Berbeda dengan moda transportasi lain yang sudah mulai melandai, arus balik perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 untuk transportasi laut besar di Kota Tarakan justru baru memasuki puncaknya pada Rabu, 7 Januari. Menanggapi potensi lonjakan penumpang tersebut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Tarakan telah menyiapkan skema khusus dengan mendatangkan tiga armada pengangkut sekaligus untuk melayani ribuan pemudik.

Kepala PT Pelni Cabang Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, menjelaskan bahwa tiga kapal tersebut dijadwalkan merapat secara berurutan di Pelabuhan Malundung guna memecah konsentrasi massa dan menghindari kepadatan yang ekstrem. Rangkaian kedatangan armada akan dimulai pada pagi hari dengan kehadiran KM Lambelu serta kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97. Selanjutnya, pada sore hingga tengah malam, KM Bukit Siguntang akan bersandar untuk mengakomodir arus penumpang yang tersisa.

Sepanjang tahun 2025, Pelni mencatat dinamika menarik pada pergerakan penumpang di Pelabuhan Malundung. Jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 86.672 orang, sedikit menurun dibandingkan angka tahun sebelumnya yang menembus 94.147 orang. Namun, tren berbeda terlihat pada jumlah penumpang yang berangkat, di mana terjadi kenaikan tipis menjadi 84.317 orang.

Ferdy menilai kenaikan jumlah keberangkatan ini salah satunya dipicu oleh kebijakan strategis pemerintah pusat. Pemberian diskon tiket sebesar 20 persen pada momen-momen besar seperti Idulfitri dan Nataru terbukti cukup efektif mendorong minat masyarakat untuk pulang kampung menggunakan kapal laut sebagai pilihan transportasi yang ekonomis namun tetap mampu mengangkut kapasitas besar.

Meski KM Sabuk Nusantara 97 memiliki kapasitas yang lebih terbatas dibandingkan dua kapal besar lainnya, kehadiran kapal perintis ini tetap krusial dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Pihak Pelni menjamin bahwa KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu memiliki kesiapan penuh untuk menampung lonjakan penumpang arus balik tahun ini, sehingga seluruh masyarakat yang ingin melakukan perjalanan lewat jalur laut dapat terlayani dengan baik dan nyaman. (zac/jnr)

Editor : Indra Zakaria