Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mantap Nih, Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang Diperluas

Redaksi • Jumat, 15 Mei 2026 | 12:09 WIB
DIPERLUAS: Penandatanganan nota kerja sama antara Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, dan Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono, di Ruang Serbaguna Kemenaker, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
DIPERLUAS: Penandatanganan nota kerja sama antara Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, dan Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono, di Ruang Serbaguna Kemenaker, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
PROKAL.CO, JAKARTA-Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) memperluas peluang penempatan magang teknis Indonesia ke Jepang melalui kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama tentang pengembangan, pengiriman, dan penerimaan peserta Technical Intern Training Program (TITP) antara Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, dan Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono, di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Masih Dibuka, Lowongan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2026 dari Kemenaker RI, Dapat Bantuan Usaha

Dalam keterangan pers Biro Humas Kemenaker yang diterima media ini, Cris Kuntadi menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan Indonesia–Jepang di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam peningkatan kompetensi dan perluasan peluang penempatan peserta magang teknis.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Miyazaki atas komitmennya dalam memperluas kerja sama ini, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kesempatan penempatan magang teknis Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama mencakup pelatihan, pengiriman, dan penerimaan peserta magang teknis Indonesia di Prefektur Miyazaki.

Selain itu, kedua pihak akan memperkuat pertukaran data dan informasi secara berkala untuk mendukung keberlanjutan program.

Kemenaker juga menyiapkan pengembangan sistem berbagi informasi untuk mendukung pengembangan karier peserta setelah menyelesaikan program magang di Jepang.

Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di Jepang, termasuk di Prefektur Miyazaki yang tengah menghadapi penurunan jumlah penduduk.

Cris menambahkan, salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pelaksanaan job matching untuk memastikan kesesuaian antara kompetensi calon peserta dengan kebutuhan mitra industri di Jepang.

Baca Juga: Insentif Guru Honorer Kukar Ditarget Cair Sebelum Iduladha 2026, Masih Proses Finalisasi Temuan BPK

Kemenaker juga menyiapkan pelatihan prapenempatan melalui balai pelatihan milik pemerintah maupun swasta yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data Kemenaker, penempatan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang pada 2025 mencapai 19.332 orang.

Sementara itu, hingga Mei 2026, jumlah peserta yang telah diberangkatkan tercatat sebanyak 18.316 orang, yang menunjukkan capaian penempatan yang tetap tinggi pada periode awal tahun berjalan.

Khusus di Prefektur Miyazaki, jumlah peserta magang Indonesia juga mengalami peningkatan dari 243 orang pada 2025 menjadi 285 orang pada 2026.

Sementara itu, Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono, menyambut baik kerja sama tersebut.

Ia menegaskan, Prefektur Miyazaki saat ini menghadapi tantangan depopulasi sehingga membutuhkan peserta magang asing untuk mendukung berbagai sektor industri.

Baca Juga: Geger Dugaan Kekerasan Seksual Verbal, Ratusan Mahasiswa Banjarmasin Desak Ketua BEM Beri Klarifikasi Terbuka

“Keberadaan warga Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi sektor pertanian di Prefektur Miyazaki. Kami melihat peluang bagi peserta magang Indonesia untuk berkiprah di lebih banyak sektor ke depannya,” ujarnya. (*)

Editor : Faroq Zamzami
#magang ke jepang #jepang #Kemenaker RI