Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Semoi Dua Benahi Objek Wisata

izak-Indra Zakaria • Senin, 24 Mei 2021 | 12:15 WIB
BANGUN FASILIAS: Danau Banyu Bening di Desa Semoi Dua ini salah satu objek wisata yang tengah dibenahi, termasuk menyiapkan musala.
BANGUN FASILIAS: Danau Banyu Bening di Desa Semoi Dua ini salah satu objek wisata yang tengah dibenahi, termasuk menyiapkan musala.

PENAJAM – Sebuah desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kaltim terus menata objek wisatanya menyambut rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru. Hal tersebut agar semua siap ketika IKN benar-benar pindah.

Diketahui, kini proses pembangunan infrastruktur pendukung untuk calon pusat IKN di Kecamatan Sepaku, PPU terus dimulai. “Kami di desa juga turut mempersiapkan diri,” kata Kepala Desa Semoi Dua Hadi Muntoro, seperti dilansir dari Antara beberapa waktu lalu.

Dia menyadari bahwa warga yang pindah ke Sepaku, PPU, dalam kaitan IKN baru pada 2024 yang mencapai 1,5 juta jiwa. Ini bukan jumlah yang sedikit. Sehingga, banyak hal yang perlu disiapkan untuk menyongsong perpindahan tersebut.

Penduduk baru di IKN yang sebanyak itu, lanjut dia, selain perlu makan-minum dan kebutuhan dasar lain, dipastikan juga perlu rekreasi untuk menyegarkan otak. Karena itu, pihaknya mempersiapkan sejumlah objek wisata yang layak dikunjungi.

Desa Semoi Dua di Kecamatan Sepaku, PPU, merupakan desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Sehingga, desa itu menjadi strategis dikembangkan berbagai objek wisata sesuai dengan kondisi yang ada.

“Setidaknya ada tiga objek wisata yang sedang kami tata saat ini. Yakni Bukit Embun, Danau Banyu Bening yang di dalamnya juga ada Danau Cinta Segitiga, kemudian Agrowisata Durian,” terang Hadi.

Danau Banyu Bening merupakan kawasan yang lahannya dimiliki Pemerintah Desa Semoi Dua. Pihaknya sudah mulai aksi dalam penataan, seperti di atas salah satu danau tersebut telah dibangun surau. Akan dibangun juga rumah singgah sekaligus tempat pertemuan di danau tersebut.

“Harapannya ketika ada tamu yang berkunjung bisa menyewa rumah singgah, sekaligus bisa dijadikan ruang pertemuan. Konsep kami dalam mengembangkan objek wisata adalah dengan prinsip ekowisata, makanya kami tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga,” kata Hadi. (ant/jpg/kri)

Editor : izak-Indra Zakaria
#penajam #ibu kota negara