Radang amandel atau tonsillitis terjadi karena infeksi amandel yang memiliki gejala seperti sakit tenggorokan dan nyeri saat menelan.
Dikutip JawaPos.com dari MedicalNewsToday, amandel berada di bagian belakang tenggorokan dan merupakan kumpulan jaringan limfoid yang menjadi bagian sistem kekebalan tubuh.
Meskipun radang amandel menimbulkan rasa tidak nyaman dan tidak menyenangkan, namun kondisi ini jarang menjadi masalah kesehatan utama.
Kebanyakan penderitanya sembuh dari penyakit ini dalam beberapa hari yaitu antara 7-10 hari meskipun tidak minum obat.
Namun, tetaplah penting untuk mengetahui gejala radang amandel agar pengobatan dan perawatan bisa segera dilakukan dan tidak menimbulkan komplikasi.
Gejala radang amandel yang paling umum meliputi sakit tenggorokan dan nyeri saat menelan, amandel merah dan bengkak dengan bintik-bintik berisi nanah, demam, sakit kepala, dan nyeri pada telinga serta leher.
Selain itu penderita juga merasa kelelahan, kesulitan tidur, batuk, panas dingin, hingga terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening, misalnya di leher, bawah dagu, ketiak, dan sela paha.
Sedangkan gejala radang amandel yang kurang umum adalah sakit perut disertai muntah, mual, lidah berbulu, perubahan suara, bau mulut, dan kesulitan membuka mulut.
Radang amandel dapat disembuhkan dengan pengobatan dan perawatan sederhana di rumah, berikut adalah beberapa caranya:
-
Istirahat cukup akan mengizinkan tubuh menghemat energi untuk melawan infeksi, dibandingkan terus digunakan untuk beraktivitas.
-
Minum banyak cairan akan mencegah tenggorokan mengering dan mengurangi rasa tidak nyaman. Saat tubuh merespons infeksi, tubuh harus lebih terhidrasi dari biasanya. Minuman hangat yang bebas kafein juga dapat memberikan efek menenangkan.
-
Berkumur dengan air garam untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
-
Meminum obat pelega tenggorokan dapat membantu menenangkan tenggorokan.
-
Udara kering dapat membuat tenggorokan iritasi, sehingga sebaiknya menggunakan pelembab udara atau duduk di kamar mandi yang beruap untuk mengatasi hal tersebut.
-
Menghindari bahan yang dapat membuat iritasi, seperti tembakau dan lokasi berasap, dapat membantu seseorang mengurangi gejala radang amandel.
-
Mengonsumsi obat, seperti ibuprofen atau asetaminofen, untuk membantu mengatasi rasa sakit dan demam.
Jika gejala radang amandel berlanjut hingga demam tinggi, leher kaku, lemah otot, dan sakit tenggorokan lebih dari dua hari, hingga tenggorokan membengkak dan sulit bernapas, sebaiknya penderita berobat ke dokter.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria