Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Debat Makan Siang Mata Najwa, Merekonstruksi Ornamen sampai Makanan yang disajikan Presiden Jokowi

izak-Indra Zakaria • Jumat, 3 November 2023 | 10:32 WIB
Sampul Debat Makan Siang Najwa Shihab. (Instagram @najwashihab)
Sampul Debat Makan Siang Najwa Shihab. (Instagram @najwashihab)

Najwa Shihab atau yang akrab dipanggil Mbak Nana, mengadakan jamuan makan siang yang diadakan pada Kamis (2/11) live di YouTube channel Najwa Shihab. Jamuan makan siang tersebut sengaja menghadirkan Adian Napitupulu selaku perwakilan partai PDI Perjuangan, Fahri hamzah dari partai Gelora, dan Efendi Choirie dari partai Nasdem.

Ketiga politisi yang berada di meja bundar bersama presenter Mata Najwa tersebut dianggap mewakili dari ketiga bacapres yang juga diundang oleh Jokowi. Dengan Sengaja, perjamuan yang diadakan Mbak Nana ini dibuat dengan merekonstruksi jamuan makan siang yang diadakan oleh presiden Jokowi pada Senin lalu, (30/10).

Ornamen yang digunakan sampai makanan yang disuguhkan dibuat sengaja sama persis seperti yang dihidangkan oleh Presiden kepada tiga bacapres. Dalam jamuan yang diadakan tersebut, putri dari Quraish Shihab itu memulai dengan mempersilakan ketiga politisi yang diundang untuk mencoba makanan yang disuguhkan.

Pembicaraan yang diadakan dalam jamuan tersebut cukup santai walaupun banyak membahas isu-isu yang sedang hangat dibicarakan baru-baru ini. Isu-isu yang dibawakan pertama kali adalah arti dari perjamuan makan siang dalam nilai politik. Ketiga tamu menyampaikan perbedaan pandangannya dalam mengartikan jamuan makan siang dari kacamata politik.

Selain itu, pembicaraan semakin mengalir saat Mbak Nana mengajukan pertanyaan sejauh mana potensi penyalahgunaan alat negara di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pembahasan semakin dalam sampai ketiga tamu yang diundang mulai berhenti menyantap jamuan makanan dan mengikuti alur pembicaraan yang mengalir.

Adian juga banyak bercerita tentang kedekatannya dengan Presiden yang mulai terkikis karena laki-laki yang memakai syal merah tersebut merasa sudah semakin tidak mengenal Jokowi.

Gus Choi Juga menjawab pertanyaan dari Najwa Shihab terkait pernyataan Anies Baswedan yang dengan jelas menuturkan agar netralisasi dalam pemilihan PilPres 2024 yang diinginkan benar-benar terlaksana.

Percakapan yang paling panas dibicarakan oleh masyarakat mengenai keputusan MK yang dinilai sengaja dibuat untuk satu orang pun di meja bundar ini dibahas. Berawal dari keberatan yang diutarakan oleh wakil ketua tim koordinasi relawan partai PDI Perjuangan ini terhadap sikap Jokowi yang menurutnya sengaja membuat keputusan MK hanya untuk satu orang.

Disikapi sebaliknya oleh Fahri Hamzah yang mengatakan keputusan yang telah dibuat MK mungkin secara kebetulan cocok dengan salah satu warga Indonesia yang bersangkutan. Perbedaan pendapat antara ketiga politisi ini diutarakan dalam suasana yang santai, ramah, dan tidak berapi-api.

Penempatan ruangan dan suasana yang diusung oleh tim Najwa Shihab pada acara debat kali ini berhasil menjadi pencair suasana debat yang pada umumnya bersifat tegang. Sampai artikel ini ditulis, video yang diunggah langsung di channel Najwa Shihab ini sudah mendapatkan 5.000 komentar lebih dari Netizen.

Antusias Netizen dalam mengikuti perkembangan politik saat ini sudah mulai banyak berkembang dan diminati bahkan dari kalangan anak muda. Bukan hanya komentar, sampai saat artikel ini dibuat, penonton dari video Debat Makan Siang tersebut telah mencapai 386 ribu penonton dan akan terus bertambah. (*)

Editor : izak-Indra Zakaria